Kemensos RI Dukung Geliat Kesenian Hadrah Belitung Timur

  • 04 Des 2025 21:13 WIB
  •  Sungailiat

KBRN,Sungailiat : Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya lokal dengan menyalurkan bantuan signifikan kepada Komunitas Desa Budaya Lalang, Kabupaten Belitung Timur.

Bantuan tersebut meliputi seperangkat alat kesenian hadrah tradisional, yaitu Gendang Hadrah Dedungguk (Genda Empat) dan Gendang Hadrah Ma'indi, serta satu set pakaian Melayu lengkap dengan aksesoris, dan perangkat sound system penunjang pertunjukan. Langkah ini disambut hangat sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap warisan seni yang berakar kuat di masyarakat.

Ketua Komunitas Desa Budaya Lalang, Wiera, mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Kemensos RI dalam acara Bangka Belitung Pagi Di Pro 1 Sungailiat .

Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan penegasan bahwa kesenian hadrah, khususnya tradisi Dedungguk dan Ma'indi, mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

"Kami sangat bahagia dan bersyukur bahwa kesenian ini sangat didukung oleh pemerintahan. Ini menjadi motivasi besar bagi komunitas untuk terus melestarikan dan mengembangkan warisan budaya yang kami miliki," ujarnya.

Dampak positif dari inisiatif Kemensos ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Tri, salah seorang warga Belitung Timur, turut mengapresiasi bantuan yang disalurkan tersebut.

Menurutnya, dukungan ini sangat krusial dalam memastikan transfer pengetahuan dan kecintaan terhadap seni hadrah kepada generasi muda. Ia menilai bahwa tanpa adanya perhatian seperti ini, risiko pudarnya kesenian tradisional akan semakin besar seiring berjalannya waktu.

"Dengan adanya dukungan ini, kami generasi muda juga tetap mengenal seni hadrah yang sangat luar biasa,"ungkapya.

Ia menambahkan bahwa kesenian hadrah memiliki nilai sejarah yang sangat berharga bagi masyarakat Belitung Timur. Adanya fasilitas baru ini diharapkan dapat memicu minat lebih besar di kalangan pemuda untuk aktif terlibat dalam pelatihan dan pementasan, menjamin bahwa warisan budaya ini akan terus hidup dan berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....