Tarian Ceriak Gunong, Terinspirasi Tradisi Masyarakat Desa Pelangas
- 26 Nov 2025 09:40 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat; Tarian Ceriak Gunong tampil di atas panggung gelaran 'Kita Indonesia 2' di halaman RRI Sungailiat kemarin. Sanggar Seni Rebang Emas Sungailiat mengangkat karya seni yang terinspirasi tradisi tahunan masyarakat Desa Pelangas, keturunan Suku Jerieng, Bangka Barat.
Tarian ini menggambarkan prosesi adat Ceriak Gunong, sebuah ritual syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dilakukan oleh tetua adat di atas Gunung Penyabung. Tradisi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur, doa untuk kesuburan ladang, serta harapan agar masyarakat terhindar dari malapetaka. Selain itu, Ceriak Gunong mencerminkan harmonisasi antara manusia dan alam, yang hingga kini masih dijaga oleh masyarakat Pelangas.
Penampilan ini dikemas secara artistik oleh para pelaku seni berpengalaman.
Penata Tari: Rio Pendy Leo Saputra, S.IP
Penata Musik: Wildan Markocol
Penata Rias & Busana: Tinka Mutiara Putri, S.E
Penari:
Rio Pendy Leo Saputra
Hadijah Chesa Putri Yarna
Devina Rahmawati Insani
Produksi: Sanggar Seni Rebang Emas
Salah satu penari, Rio Pendy Leo Saputra, mengaku bangga dapat membawakan tarian yang sarat makna tersebut. “Ceriak Gunong bukan hanya tentang gerakan, tetapi tentang rasa hormat pada tradisi yang diwariskan leluhur kami. Melalui tarian ini, kami ingin menunjukkan bahwa budaya lokal adalah identitas yang harus dijaga,” ujarnya.
Sementara itu, Putri, salah satu hadirin yang menyaksikan langsung penampilan tersebut, mengaku terpukau dengan kekuatan cerita dan ekspresi yang disampaikan para penari. “Gerakannya indah, musiknya kuat, dan pesannya sangat menyentuh. Saya baru pertama kali melihat tarian Ceriak Gunong, dan ini membuka wawasan tentang kekayaan budaya Bangka Belitung,” ungkapnya.
Dengan adanya penampilan budaya seperti ini, acara Kita Indonesia di RRI Sungailiat tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah edukasi untuk memperkenalkan tradisi Nusantara kepada generasi muda serta memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....