Pepatah Minang Masih Relevan di Era Sekarang
- 08 Mei 2025 22:17 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat: Pepatah Minangkabau menjadi bahasan dalam acara Etnis Minang Maimbau yang dipandu oleh Uda Boy. pepatah "Bapikia kapalang aka, ba ulemo kapalang paham" diangkat sebagai topik utama, menyoroti pentingnya berpikir matang dan memiliki pemahaman penuh sebelum bertindak, sebuah nilai yang dinilai masih sangat relevan dengan kondisi masyarakat modern.
“Sekarang ini banyak orang bertindak cepat tanpa dasar yang kuat, ikut tren tanpa ilmu, dan ujung-ujungnya kecewa sendiri. Pepatah ini mengingatkan kita kalau berpikir masih setengah, paham pun masih setengah, lebih baik tahan dulu diri,” ujar Uda Boy pada siarannya di RRI, Kamis (8/5/2025).
Ia menekankan bahwa nilai-nilai dalam pepatah Minang bukan sekadar warisan budaya, melainkan pedoman hidup yang tetap kontekstual hingga hari ini.
Baca juga : Menjaga Tradisi Lewat Minuman Khas Jawa
Salah satu pendengar, Lia dari Sungailiat, melalui pesan WhatsApp yang dibacakan langsung oleh Uda Boy di udara. “Saya jadi ingat waktu ikut bisnis online tanpa belajar dulu. Akhirnya rugi banyak karena cuma ikut-ikutan. Memang betul, pepatah itu mengena sekali,” ujar Lia.
Acara yang berlangsung interaktif tersebut juga membahas bagaimana pepatah Minang bisa diterapkan dalam dunia kerja, pendidikan, hingga kehidupan digital. Banyak pendengar turut menyatakan bahwa pepatah tersebut adalah pengingat penting di tengah maraknya informasi instan yang belum tentu benar.
Menutup acaranya, Uda Boy mengajak pendengar untuk kembali merawat nilai-nilai lokal sebagai pegangan hidup. “Indak usah ragu memegang pepatah orang tuo-tuo. Walau zaman sudah digital, kearifan Minang tetap tak lapuak dek hujan, tak lakang dek paneh,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....