Gunting Afif yang Bicara di Balik Kursi Tuli Barbershop Mentok
- 16 Sep 2026 19:43 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Tak ada suara “Mau potong gimana, Bang?” di Tuli Barbershop Mentok. Hanya isyarat tangan, anggukan, dan bunyi gunting cekrek-cekrek yang terdengar.
Di balik kursi barber itu ada Afif, pemuda tunarungu asal Mentok, Bangka Barat, yang dua tahun terakhir bikin pelanggan balik lagi bukan karena kasihan, tapi karena hasil potongannya rapi.
“Awalnya orang ragu. Tapi setelah lihat hasilnya, mereka percaya,” cerita Fifi, Ibu Afif, menerjemahkan bahasa isyarat anaknya.
Keterampilan potong rambut didapat Afif waktu sekolah. Lulus, ia tak berhenti. Ia belajar mandiri dari video tutorial YouTube, diulang-ulang sampai tangannya hafal gaya potong rambut.
“Saya ingin keterbatasan yang dimilikinya tidak menjadi penghalang untuk berkarya dan memiliki pekerjaan,” ujar Fifi.
Dukungan keluarga jadi kekuatannya untuk terus mengasah kemampuan dan berinteraksi.
Afif bukan anak diam. Ia pernah ikut Bujang Berbakat Bangka Barat 2022, belajar membatik, hingga Jambore Pramuka. Percaya dirinya penuh.
Awal buka, calon pelanggan ragu. Gimana komunikasinya? Bisa gak motongnya?
Ragu itu hilang pelan-pelan. Pelanggan lihat langsung hasilnya. Kini, setelah 2 tahun, Tuli Barbershop punya pelanggan tetap.
Kisah Afif sampai ke pendengar RRI. Salah satunya Deni.
“Hal seperti ini sangat menginspirasi para orang tua dan penyemangat anak-anak istimewa kita,” ujar Deni.
Afif tak banyak bicara. Guntingnya yang bicara. Dan di Mentok, buktinya: kemandirian tak selalu butuh suara keras. Kadang cukup keberanian untuk mulai memotong.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....