"Yang Penting Prosesnya": Catatan Korlap Dampingi 2 Mahasiswa PPL di RRI Sungailiat

  • 06 Agt 2026 11:16 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Saya masih ingat hari pertama mereka datang. 13 Juli 2026. Dua mahasiswa IAIN SAS Babel, muka masih tegang. Tugas saya sederhana: bikin mereka berani pegang mic, berani nolak rasa malu, berani cari berita sendiri.

Metode saya cuma satu: pedagogis. Saya nggak mau nyuapin. Saya minta mereka proaktif lempar gagasan dulu. Baru kita bedah bareng, baru turun liputan.

"Gagasan apa hari ini?" gitu terus tiap pagi.

Hasilnya lumayan. Mereka sudah liputan ke mana-mana. Ada kegiatan PPL IAIN di TVRI, ada kegiatan PPL di KPI Bandung, kegiatan kampus, lomba olah sampah tingkat SD, produksi UMKM sampai blusukan ke pasar. Semua gagasan dari mereka sendiri.

"Pak, narasumbernya nolak diwawancara," kata The Rosmeilanty, yang diiyakan Sabilla Khoirunnisa.

Itu tantangan klasik. Wajar. Saya juga dulu begitu. Dari situ mereka belajar. Belajar negosiasi, belajar baca situasi, belajar mental wartawan dan belajar berkomunikasi. Karena kita, tidak bisa tidak berkomunikasi.

Karena yang PPL cuma berdua, saya bikin sistem tim. Satu liputan harus jadi 3 produk: teks buat online, audio buat radio, audio visual buat YouTube. Capek? Pasti. Tapi itu bekal mereka nanti di dunia kerja.

Tiap hasil liputan saya evaluasi. Patokannya jelas: SOP Penulisan Berita RRI. Gagasan juga harus dekat dengan masyarakat. Bahasanya: proximity.

Kehadiran Dosen Pembimbing Lapangan di RRI Sungailiat dalam rangka pemantauan mahasiswa PPL IAIN SAS Babel, Rabu, 5 Agustus 2026.

Dosen Pembimbing Lapangan, Arifah, rajin mantau. Dia tanya tentang perilaku anak-anak, siapin blangko penilaian, dan nitip pesan biar saya objektif dalam menilai.

Pesan saya ke mereka, cuma satu:

"Hasil karya bukan semata-mata benar atau salah. Yang penting prosesnya."

Proses cari gagasan, proses ditolak narasumber, proses ngetik ulang berita sampai tengah malam. Itu yang bikin mereka jadi jurnalis.

Thea, salah satu dari mereka, kemarin bilang masih berharap bisa PPL sampai 24 Agustus. Saya bilang: "Gas. Mumpung masih ada waktu, habisin semua ilmu di sini."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....