Dari Sampah ke Karya: Siswa Sungailiat Buktikan Plastik Masih Berguna
- 27 Jul 2026 11:43 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Berbekal sampah plastik dari rumah, 16 tim siswa dari 10 SD se-Kecamatan Sungailiat itu menyulapnya menjadi hiasan dan barang pakai.
Pemandangan itu terlihat dalam Lomba Kreasi Daur Ulang Plastik di Pantai Takari, Sungailiat, Jumat, 24 Juli 2026.
Kegiatan yang digelar UPTD SD Negeri 24 Sungailiat ini mengajak siswa berpikir: sampah bukan akhir, tapi awal kreativitas.
Dari botol bekas lahir pot bunga. Dari plastik kresek muncul tas cantik. Dari tangan-tangan kecil, nilai kepedulian lingkungan ditanam sejak dini.
Kepala UPTD SD Negeri 24 Sungailiat, Erwati, menyebut lomba ini puncak Program Adiwiyata 4 tahun sekolahnya.
"Ini bukan sekadar lomba. Kami ingin mengajak 10 SD lain di Kecamatan Sungailiat untuk sama-sama peduli lingkungan lewat sampah plastik," ujarnya.
Sebanyak 16 tim ikut bertanding. Juri menilai karya dari sisi kreativitas, nilai guna, hingga nilai ekonomis.
Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka, Thony Marza.
"Pendidikan lingkungan paling efektif lewat praktik langsung," kata Thony.
"Dengan begini siswa paham bahwa sampah yang dianggap tak berguna masih bisa bermanfaat. Kebiasaan kecil ini semoga terus diterapkan," lanjutnya.
Antusiasme paling terasa dari peserta. Yoza Dara, siswa SDN 2 Sungailiat, tak bisa menyembunyikan senyumnya. "Senang ikut lomba ini. Ternyata sampah bisa didaur ulang jadi karya," ucapnya.
Lomba Kreasi Daur Ulang Plastik membuktikan satu hal: kepedulian lingkungan bisa dimulai dari hal kecil. Dan dari hal kecil itulah, generasi penjaga bumi lahir. (The/Salbila/PPL IAIN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....