Nasib Gasing Kini "Terasing"

  • 25 Jun 2026 14:46 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Minimnya kompetisi atau event olahraga tradisional Gasing di Indonesia, berimbas pada semakin berkurangnya minat orang untuk menggeluti olahraga tersebut. Termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang bisa dikatakan salah satu daerah gasing di Indonesia, sangat jarang diadakan perlombaan gasing tradisional. Ibarat terasing di negeri sendiri.

“Untuk di Babel ini saja yang rutin itu hanya Kabupaten Bangka Barat tiap tahun ada lomba Gasing ini, gelanggangnya di Bukit Rakit,” kata Ketua Umum Persatuan Gasing Seluruh Indonesia (Pergasi), Agus MD kepada RRI, di Pangkalpinang, Kamis, 25 Juni 2026.

Meski minim ruang bagi atlet-atlet gasing, Pergasi terus berupaya mengembangkan dan memperkenalkan olahraga tradisional Gasing yang merupakan warisan budaya peninggalan nenek moyang itu. Bahkan upaya untuk itu dilakukan hingga ke Eropa.

“Harusnya mendapat perhatian lebih orang Indonesia sendiri, seperti pandangan orang asing yang sangat antusias ketika diperkenalkan olahraga tradisional ini. Sekitar enam tahun lalu 2020, saya ke Perancis dan orang sana sangat antusias belajar Gasing saat itu, justru beda dengan di Indonesia sendiri, ini tugas berat kita,” ucapnya.

Sungguh ironi, Gasing sebagai olahraga tradisional sekaligus kebudayaan di Indonesia kini berjuang untuk sekedar eksis dan tetap mendapat tempat di tengah laju teknologi yang kian pesat. Generasi muda pun diharapkan agar mau belajar atau paling tidak mengenal Gasing, sehingga kelestariannya tetap terjaga.

“Dan sekarang juga kita sedang kembangkan industri pembuatan gasingnya, biar diproduksi massal agar lebih memasyarakat di Indonesia,” ujar Agus MD.

Sementara, salah seorang pemain Gasing asal Bangka Barat, Junianto berharap pemerintah daerah lebih peduli dengan perkembangan olahraga tradisional. olahraga tradisional wajib dijaga kelestariannya sehingga membutuhkan event-event untuk ditampilkan.

"Event Gasing itu bisa dikatakan hampir-hampir tidak ada. Saya harap pemda baik provinsi maupun kabupaten sering-sering adakan lomba atau eksibisi Gasing, karena yang punya uang itu pemda, kalau hanya mengharapkan kami misalnya ya apalah daya," harap Junianto.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....