Kejari Belitung-PT TIM Bangun RLH Untuk Warga Bantan

  • 19 Nov 2025 17:51 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Belitung : Di sudut Desa Bantan, Kecamatan Membalong, sebuah gubuk berukuran 2x2 meter berdiri di antara pepohonan. Atap terpalnya mulai koyak, dinding asbesnya rapuh, dan di sampingnya hanya ada sumur serta tempat mandi sederhana yang ditutup karung.

Di ruang kecil itulah Dodi, istrinya Ella, dan anak mereka tinggal selama tiga tahun terakhir. Kondisi tersebut mengundang keprihatinan Kejaksaan Negeri Belitung dan PT Timah Investasi Mineral (TIM).

Saat meninjau langsung ke lokasi, Kajari Belitung Bagus Nur Jakfar bersama Kepala Desa Bantan Suhandi melihat bagaimana keluarga kecil ini menjaga rumah seadanya sambil perlahan mengumpulkan bahan bangunan.

Bahkan, di depan gubuk tampak galian fondasi ukuran 4x5 meter, cita-cita sederhana Dodi untuk membangun rumah yang lebih layak.

Bagus mengatakan, laporan mengenai kondisi tersebut membuat pihaknya segera mencari solusi. Ia menggerakkan jejaring yang ada, termasuk perusahaan yang beroperasi di sekitar desa.

"Ini sudah menjadi kewajiban kita ketika mengetahui ada warga yang tinggal di rumah tidak layak. Kami ingin menumbuhkan empati dari pejabat dan perusahaan sekitar agar lebih peka terhadap kondisi warganya," ujarnya Bagus, Rabu (19/11/2025).

Bantuan pembangunan rumah pun disalurkan melalui kerja sama Kejari Belitung dan PT Timah Investasi Mineral (TIM). Bagi Dodi, bantuan ini menjadi titik balik dari perjuangan panjang membangun rumah secara bertahap.

Selama ini, setiap hujan ia kerap terjaga karena terpal di atap mulai bocor. Belum lagi, ketiadaan toilet membuat keluarganya harus menumpang ke rumah tetangga.

"Memang rencananya mau bangun rumah, tapi kami kumpulkan bahan pelan-pelan," kata Dodi dengan nada pelan.

Kini, pondasi yang ia gali sendiri tak lagi hanya mimpi. Di atasnya akan berdiri rumah layak huni yang menjadi harapan baru bagi keluarga kecil itu, tempat yang lebih aman, kering, dan pantas mereka dapatkan.

Rekomendasi Berita