Tradisi Kirab 1000 Telur di Bangka Tengah

  • 21 Sep 2025 19:41 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Bateng : Kirab 1000 Telur dan Tradisi Nganggung, digelar di Deasa Batu Belubang Kabupaten Bangka Tengah pada Minggu (21/9/2025) pagi.

Warga yang terdiri dari orang dewasa dan anak anak, ramai ramai membawa iring iringan telur yang dihias, untuk mengelilingi desa.

Kirab seribu telur dimulai dari titik awal di depan masjid desa Batu Belubang, kemudian melintasi kawasan pantai, hingga kembali ke titik awal kirab.

Panitia kirab, Ismail Muridan menyatakan, tradisi ini digelar dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad.

Telur yang disebut dalam bahasa lokal sebagai telok tamat, merupakan simbol dari perayaan umat islam, yang telah khatam atau tamat membaca Al-Quran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin melakukan promosi wisata, khususnya wisata budaya,” jelas Ismail.

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda usai mengikuti kegiatan menyatakan, tradisi Kirab 1000 telur diharapkan dapat terus dilestarikan, sebagai identitas daerah dan media promosi wisata.

“Kami Pemerintah Daerah akan terus mensupport kegiatan ini,” jelas Efrianda.

Kirab 1000 Telur dan Nganggung juga menjadi simbol kerukunan masyarakat Bangka Belitung, dan mensyukuri nikmat dan anugrah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. (Taufan-RRI)

Rekomendasi Berita