Pesona Air Terjun Maruyan Jadi Magnet Wisatawan

  • 16 Feb 2025 10:29 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Sungailiat: Pulau Bangka tidak sekadar memiliki bentangan pantai yang indah, tetapi juga memiliki pesona keindahan wisata air terjun yang menjadi magnet wisatawan, baik wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Bagi yang suka berpetualang atau ingin mendapat pengalaman yang berbeda mengisi liburan, berkunjung ke air terjun akan menjadi kenangan yang tak terlupakan sekaligus menjadi tantangan yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Seperti Air Terjun Maruyan yang teretak di Desa Berbura, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Tepatnya, Air Terjun Maruyan berada di kaki Bukit Maras yang merupakan bukit tertinggi di Pulau Bangka, dengan ketinggian 705 meter di atas permukaan laut.

| Air Terjun Maruyan. (Foto: RRI/ Irwan Aulia Rachman)

Untuk mencapai pos pendakian ke Air Terjun Maruyan, pengunjung perlu menempuh perjalanan sekitar 1 hingga 1,5 jam dari pusat Kota Pangkalpinang. Perjalanan ini akan membawa pengunjung melewati pemandangan alam yang indah, termasuk hutan-hutan hijau dan perbukitan yang menawan. Meskipun akses menuju lokasi memerlukan usaha ekstra, pengalaman yang didapatkan sebanding dengan keindahan yang ditawarkan.

Pengelola Air Terjun Maruyan, Riki yang merupakan pemuda Desa Berbura mengatakan, mulai mengelola wisata Air Terjun sejak 2018. Saat itu, beberapa air terjun di Bukit Maras, seperti Air Terjun Manjang Merah, Air Terjun Lakedang dan Air Terjun Maruyan mulai banyak dikunjungi. Terlebih melalui media sosial membuat air terjun tersebut cepat dikenal dan semakin banyak yang mengunjungi, baik pengunjung lokal maupun dari luar daerah.

Secara bertahap mereka membangun fasitas di pintu masuk pendakian, seperti pos jaga, tempat parkir motor, toilet dan mushola. Pada beberapa titik jalur pendakian, pengelola juga membuat jembatan, tangga dan pengaman yang terbuat dari kayu agar pengunjung lebih aman dan nyaman ketika mendaki.

| Pos jaga di pintu pendakian Air Terjun Maruyan. (Foto: RRI/ Irwan Aulia Rachman)

"Kami promosinya itu lewat Tiktok, Facebook, Instagram dan Youtube juga. Kalau karcis untuk sekarang ini kalau orang tidak dikenakan tarif tapi pengunjung cukup bayar jasa parkir motor, per motornya Rp10.000. Kalau yang bawa mobil bisa sewa ojek sekali jalan Rp25.000 jadi bolak-balik Rp50.000," jelas Riki.

Waktu tempuh mendaki ke Air Terjun Maruyan sekitar 40 hingga 60 menit. Sepanjang jalan pengunjung akan mendengar suara gemercik air karena jalur pendakian menyusuri aliran air. Jalur pendakian pun cukup menantang, tak hanya melewati jalan setapak dengan rimbunnya pepohonan, tetapi kita juga harus melewati tangga pandu, menyeberangi sungai berbatu, dan meniti bebatuan di pinggir tebing.

| Pengunjung melewati tangga pandu pada jalur menuju Air Terjun Maruyan. (Foto: RRI/ Irwan Aulia Rachman)

Di beberapa titik pengunjung akan melewati air terjun kecil dengan kolam alami di bawahnya. Pengunjung biasanya menyempatkan diri istirahat sejenak sambil menikmati keindahan alam.

Setelah menempuh perjalanan, sampai juga di Air Terjun Maruyan. Rasa lelah selama perjalanan seakan terbayarkan tuntas oleh suasana dan keindahan alam. Air Terjun Maruyan memiliki ketinggian yang cukup signifikan dengan aliran air yang deras dan jernih. Airnya yang dingin mengalir melalui bebatuan alami, menciptakan kolam-kolam kecil yang cocok untuk berendam dan menyegarkan diri.

| Pengunjung menikmati jernihnya Air Terjun Maruyan. (Foto: RRI/ Irwan Aulia Rachman)

Suasana di sekitar air terjun sangat tenang, dengan suara gemericik air yang menenangkan dan udara segar khas perbukitan. Keindahan alam ini menjadikan Air Terjun Maruyan sebagai salah satu air terjun terbaik di Bangka Belitung yang menjadi daya Tarik wisatawan. Tak salah jika setiap minggunya Air Terjun Maruyan dikunjungi ratusan wisatawan.

Banyak pengunjung yang telah berbagi pengalaman positif setelah mengunjungi Air Terjun Maruyan. Mereka mengungkapkan kekaguman terhadap kejernihan air dan keasrian lingkungan sekitar. Seperti Nana Adriana, pengunjung asal Pangkalpinang yang mengisi liburan ke Air Terjun Maras bersama teman-teman kerjanya.

"Untuk air terjunnya worth it karena kita sudah naik panas-panas keringetan langsung nyebur itu langsung adem. Ke sini sudah dua kali karena bagus banget apalagi viral di Tiktok jadi ke sini lagi," ujar Nana Adriana.

| Pengunjung berpose Air Terjun Maruyan. (Foto: RRI/ Irwan Aulia Rachman)

Beberapa pengunjung juga memanfaatkan area sekitar air terjun untuk berkemah dan menikmati suasana alam yang tenang di malam hari. Selain itu, kegiatan seperti berenang di kolam alami dan trekking ringan di sekitar area air terjun menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Pengunjung lainnya Idris asal Sungailiat yang datang bersama keluarganya mengaku memilih Air Terjun Maruyan untuk menikmati suasana baru.

"Kami ke sini untuk cari suasana baru karena biasanya ke pantai jadi pilih air terjun buat refreshing bersama keluarga. Ternyata di sini bagus, tempatnya asri, airnya jernih, hutannya juga masih terjaga. Pokonya di sini masih alami banget," ujar Idris.

| Pengunjung menikmati jernihnya Air Terjun Maruyan. (Foto: RRI/ Irwan Aulia Rachman)

Selain menikmati suasana alam yang indah dan mencari pengalaman dengan tantangan yang berbeda, wisata air terjun juga menjadi tempat berkumpulnya keluarga dan teman untuk berlibur bersama.

Alam yang asri sering kali memberikan efek penyegaran bagi wisatawan yang ingin melepaskan penat dari aktivitas sehari-hari sehingga dengan berlibur di alam terbuka bisa mendapatkan energi positif.

Pengunjung Air Terjun Maruyan juga wajib peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, tidak membuang atau meninggalkan sampah sembarangan dan membawa kembali sampah yang dibawa. Untuk itu, pengunjung akan diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian air terjun dan ekosistem sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....