Refleksi Bersama Peran Strategis pada Peringatan Hari UMKM Nasional
- 12 Agt 2026 16:32 WIB
- Sungailiat
LRRI.CO.ID, Pangkalpinang- Momentum Peringatan Hari UMKM Nasional menjadi ajang refleksi bersama mengenai peran strategis sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap perekonomian lokal. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menekankan pentingnya penguatan UMKM, sementara pelaku usaha berharap peringatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial belaka.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ari Primajaya, mengatakan, UMKM memiliki peran vital sebagai penopang utama perekonomian daerah. Sektor ini tidak hanya memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga menjadi penyedia lapangan kerja serta wadah inovasi lokal.
"Hari UMKM adalah momen penting untuk mengakui peran vital usaha mikro, kecil, dan menengah dalam perekonomian kita. UMKM bukan hanya penyumbang signifikan terhadap PDB, tetapi juga sumber lapangan kerja dan inovasi yang tak ternilai," ujar Ari, Rabu 12 Agustus 2026..
Ari menambahkan, di era digital saat ini, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk memperluas jangkauan UMKM di "Negeri Sebalai". Langkah kolaboratif tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang lebih sehat agar pengusaha kecil mampu beradaptasi dan tumbuh secara berkelanjutan.
"Melalui dukungan bersama, kita dapat menciptakan iklim yang lebih baik bagi pengusaha kecil untuk berkembang serta memperkuat pondasi perekonomian lokal demi masa depan ekonomi yang lebih inklusif," katanya.
Seorang pelaku UMKM lokal, Nurul mengaku sebagian besar pedagang kecil sejujurnya tidak terlalu paham mengenai agenda Peringatan Hari UMKM Nasional karena fokus utama mereka adalah keberlangsungan usaha sehari-hari.
"Bagi kami yang menjalankan usaha kecil sehari-hari, yang dipikirkan ya bagaimana dagangan hari ini laku, bagaimana modal bisa berputar, dan bagaimana usaha tetap bertahan," kata Nurul.
Nurul berharap momentum Hari UMKM Nasional ini membawa dampak konkret dan bukan sekadar perayaan tahunan. Menurutnya, pelaku usaha mikro membutuhkan bantuan nyata di bidang akses pemasaran, kemudahan permodalan, serta regulasi usaha yang tidak menyulitkan.
"Kami tidak berharap diperlakukan istimewa. Cukup diberi ruang dan kesempatan yang adil untuk berusaha. Karena bagi kami, usaha kecil ini bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi menjadi sumber penghasilan utama untuk menghidupi keluarga," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....