Pakai Metode Maserasi 3 Hari, Siswi SMKN 1 Pangkalpinang Hasilkan Minyak Resam

  • 09 Jul 2026 18:51 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Owner Rhe-nique, Niken Natasya Renita, siswi SMKN 1 Pangkalpinang menerapkan metode maserasi dalam proses produksi minyak resam untuk produk perawatan rambutnya. Tujuannya untuk menghasilkan bahan baku yang berkualitas.

Niken menjelaskan, proses produksi dibantu guru pembimbingnya, Ardian Supandi. Proses diawali dengan pemanfaatan daun paku resam `Dicranopteris linearis` yang telah dikeringkan. Tahap pengeringan dilakukan untuk mengurangi kadar air pada daun sehingga minyak yang dihasilkan tidak mudah tengik.

"Selanjutnya, daun resam direndam menggunakan PCO atau Pure Coconut Oil melalui metode maserasi atau perendaman dingin. Proses perendaman berlangsung selama tiga hari hingga senyawa yang terkandung pada daun resam larut ke dalam minyak," ujar Niken saat menjadi narasumber dalam acara "Sore Ceria Belajasumba" di Pro 2 RRI Sungailiat.

Ardian Supandi, selaku guru pembimbing kewirausahaan menambahkan, setelah perendaman selesai, campuran disaring untuk memisahkan ampas daun. Minyak hasil penyaringan kemudian diendapkan kembali sebelum menjadi minyak resam yang siap digunakan sebagai bahan baku produk perawatan rambut Rhe-nique.

"Kandungan minyak resam yang dihasilkan telah melalui pengujian di laboratorium dan mendapatkan izin edar dari BPOM. Produk ini juga sudah memiliki NIB atau Nomor Induk Berusaha. Seluruh proses produksi menerapkan standar yang ditetapkan BPOM," ujar Ardian.

Menurut Ardian, penerapan metode produksi yang terstruktur menjadi nilai tambah dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....