Promosi Kuliner Khas Bangka Belitung Dinilai Masih Minim
- 17 Apr 2026 11:31 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Pelestarian kuliner khas Bangka Belitung (Babel) dinilai masih memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Meski memiliki cita rasa yang bersaing dengan kuliner luar daerah, promosi makanan lokal dalam berbagai ajang UMKM dirasa masih sangat kurang.
Hal tersebut disampaikan oleh Ryan, seorang pendengar setia RRI Pro 4 Sungailiat dalam acara Pemakan Nusantara edisi Jumat (17/4/2026). Menurutnya, ragam kuliner seperti Pantiau, Lakso, Kiping, Gangan, Lempah Kuning, hingga Pampi memiliki potensi besar namun belum dikenal luas oleh masyarakat luar karena kurangnya fasilitas promosi.
Ryan menyayangkan kondisi di mana event UMKM justru lebih banyak menampilkan kuliner dari daerah atau negara lain. "Jangan sampai setiap even UMKM hanya berorientasi bisnis atau keuntungan saja. Penyelenggara harus lebih selektif dan mengedepankan pelestarian kuliner khas Bangka Belitung agar tidak kalah saing dengan Kebab atau Pentol yang justru lebih sering dikedepankan," tegas Ryan.
Senada dengan hal tersebut, Yanti, warga Sungailiat, juga mengharapkan adanya terobosan baru dari para pelaku UMKM agar kuliner lokal bisa tampil lebih modern dan menarik minat generasi muda.
"Perlu ada inovasi dari sisi tampilan, misalnya Pantiau yang dikembangkan dengan varian warna dari bahan alami seperti tepung merah. Terobosan seperti ini penting agar kuliner kita terus berkembang dan dikenal lebih luas lagi," ujar Yanti.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan penyelenggara acara dapat memberikan ruang lebih besar bagi kuliner lokal dalam setiap agenda publik guna menjaga warisan budaya kuliner Bangka Belitung
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....