Rintak Sagu Mini Laris jelang Ramadan
- 14 Feb 2026 08:16 WIB
- Sungailiat
RRI CO.ID, Sungailiat - Sejak tahun 2011, Maknyo Homemade konsisten memproduksi kue kering jadul rintak sagu yang kini hadir dalam versi mini dengan stok terbatas. Produk ini hanya diproduksi dua kali dalam setahun dan selalu dinantikan para pelanggan setianya, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran.
Rintak sagu mini ini merupakan hasil modifikasi dari bentuk aslinya yang berukuran lebih besar. Kini tampil dalam bentuk bulat mini dengan tekstur renyah serta cita rasa gurih dan lemak yang khas. Taburan wijen di bagian atasnya menambah aroma harum sekaligus memperkaya rasa, sehingga digemari berbagai kalangan.
Dalam satu kemasan seberat 250 gram, rintak sagu mini ini dijual dengan harga Rp35 ribu. Meski tampil sederhana, kue tradisional ini tetap mampu bersaing dengan aneka kue modern yang kini marak di pasaran.
Sari, bagian pemasaran Maknyo Homemade, mengatakan bahwa produksi yang dilakukan dua kali setahun bukan tanpa alasan.
“Kami memang hanya produksi dua kali dalam setahun supaya kualitas dan rasa tetap terjaga. Kami ingin pelanggan mendapatkan produk yang fresh dan sesuai standar sejak awal berdiri,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemesanan untuk kebutuhan Lebaran sudah mulai masuk sejak dua minggu sebelum Ramadan.
“Biasanya dua minggu sebelum masuk Ramadan, pesanan untuk Lebaran sudah mulai membludak. Banyak pelanggan yang pre-order lebih awal karena stoknya terbatas,” tambah Sari.
Sementara itu, salah satu pelanggan setia, Evie, mengaku selalu memesan rintak sagu mini setiap menjelang Lebaran.
“Saya sudah langganan di sini. Setiap Lebaran pasti pesan karena rasanya konsisten dan keluarga saya suka,” katanya.
Dengan menjaga kualitas serta mempertahankan cita rasa khas kue jadul, Maknyo Homemade terus mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan usaha kuliner. Rintak sagu mini pun menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat untuk melengkapi sajian hari raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....