Siswi SMA Raih Cuan Berkat Kerajinan Kawat Bulu

  • 22 Jan 2026 18:26 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Kerajinan kawat bulu (pipe cleaner) menjadi usaha sampingan Nabila, seorang siswi kelas 12 SMA di Sungailiat. Ide usaha ini berawal dari keinginannya untuk mulai mandiri dan tidak selalu bergantung dengan orang tua.

Nabila menekuni kerajinan kawat bulu ini dari ketidaksengajaannya saat membuat hadiah wisuda kepada kakaknya. Kemudian, sekolahnya mengadakan bulan bahasa dengan bazar UMKM, dan Nabila mulai menjual bunga (single flower) dari kawat bulu.

Awal mulanya, siswi yang kerap disapa Bila ini hanya menjual bunga kawat bulu sebanyak 10 buah dalam event di sekolah. Ternyata, teman-temannya antusias bahkan request dibuatkan jenis bunga lain.

"Untuk sekarang, ada yang aku stok ada juga yang 'by request'. Banyak dari kawan-kawan sih, kadang dari guru juga," ungkap Nabila saat menjadi narasumber dalam program Aksi Anak Negeri Pro 2 RRI Sungailiat, 22 Januari 2026.

Memulai bisnis di usia muda membuat Nabila harus melawan rasa malas dan terkadang muncul perasaan tidak 'mood'. Namun, Ia tetap ingat tujuan awal memulai usaha ini.

Meli, pendengar Pro 2 RRI Sungailiat juga berkomentar perihal konsistensi dan kemauan saat memulai usaha.

"Kadang bingung gimana cara biar tetap konsisten saat muncul rasa jenuh dan lelah," ujar Meli melalui pesan WhatsApp dalam Pro

Saat ini, Purely Petals milik Nabila tidak hanya memproduksi bunga dari kawat bulu, tapi juga aksesoris lain seperti gantungan kunci dan bross. Harga kerajinan kawat bulu ini dibanderol mulai dari Rp2.000 untuk gantungan kunci sampai Rp35.000 untuk bucket bunga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....