Jaga Kelangsungan UMKM dengan Kreativitas dan Inovasi
- 26 Nov 2025 10:27 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat: Para pelaku UMKM dituntut kreativitas dan inovasi dalam menjaga kesinambungan usahanya. Hal itu di antaranya dilakukan Renny hingga 15 tahun dalam usaha kulinernya.
Dia memulai usahanya sejak tahun 2010 hingga memiliki merek dagang AURA saat ini. Produk usaha kulinernya seperti pantiau, getas, pempek dan olahan berbahan baku ikan sudah menopang ekonomi keluarganya.
“Kita ini penopang ekonomi keluarga. Saya bangkit dari keterpurukan dengan membuat inovasi untuk pelanggan,” ujarnya.
Kesinambungan UMKM-nya didukung dengan upaya peningkatan kapasitas diri, baik secara otodidak atau pelatihan khusus. Dukungan lain ia terima dari lembaga pendidikan vokasi Polman Negeri Bangka Belitung.
“Pak Eko datang ke rumah saya dan memberikan bantuan mesin giling ikan yang diproduksi oleh Polman Babel. Itu sangat membantu meningkatkan produksi,” kata Renny.
Pengakuan Renny itu dibenarkan Eko Sulistyo, yang saat ini menjabat Wakil Direktur III Polman Negeri Babel. Dia menjelaskan bahwa Polman Babel memang memiliki fokus besar pada praktik dan pemberdayaan masyarakat.
“Di Polman, 70% pembelajaran adalah praktik dan 30% teori. Kami juga punya program pengabdian masyarakat, sehingga kami menghadirkan mesin-mesin yang bisa membantu pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang,” kata Eko.
Menurut Eko, kerja sama antara dunia pendidikan vokasi dan UMKM adalah langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia berharap UMKM di Babel dengan kreativitas dan inovasi apalagi di era kompetitif ini.
Eko mengatakan selaku lembaga pendidikan vokasi, mesin-mesin yang dikembangkan mahasiswa dan dosen Polman Babel tidak hanya digunakan sebagai alat pembelajaran, tetapi juga dimanfaatkan untuk membantu masyarakat secara langsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....