Hadapi Imlek-Awal Ramadan, Stok BBM dan LPG Aman
- 16 Feb 2026 14:14 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan kesiapan pasokan dan distribusi energi menjelang perayaan Imlek dan memasuki awal bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di wilayah Bangka Belitung.
Sebagai bagian dari upaya pengamanan pasokan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menambah pasokan BBM Gasoline sebesar 16.000 KL yang didistribusikan secara bertahap ke seluruh SPBU di wilayah Bangka Belitung. Selain itu, untuk mendukung kebutuhan rumah tangga dan UMKM, Pertamina juga menyalurkan tambahan fakultatif (extra dropping) LPG sebanyak 100ribuan tabung, khususnya LPG subsidi 3 kg, guna menjaga ketersediaan di tingkat agen dan pangkalan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta seluruh lembaga penyalur untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Pertamina berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi, khususnya pada momen Hari Besar Keagamaan dan Nasional. Kami memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman serta melakukan penambahan pasokan sebagai langkah antisipatif agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Rusminto dalam keterangan, Senin 16 Februari 2026.
Selain penambahan pasokan, Pertamina juga meningkatkan monitoring dan pengawasan di lapangan, termasuk optimalisasi layanan di SPBU, agen, dan pangkalan LPG.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengimbau masyarakat untuk tetap membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), karena stok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal. Masyarakat juga diimbau untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi guna menjamin kualitas dan harga yang sesuai dengan HET.
“Sebagai bagian dari upaya menjaga ketepatan sasaran subsidi, Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat yang tidak termasuk dalam golongan penerima subsidi untuk menggunakan BBM sesuai dengan peruntukkan dan LPG nonsubsidi, seperti Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg,” katanya.
Sebelumnya, Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta Pertamina untuk memastikan ketersediaan pasokan gas LPG tetap aman menghadai bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.
Hal ini menyusul rentetan momen besar seperti Ramadan, Imlek, dan Lebaran yang memicu peningkatan konsumsi di masyarakat.
Sekretaris Komisi II DPRD Babel, Elvi Diana, menekankan pentingnya pembagian gas elpiji yang proporsional agar kebutuhan rumah tangga tidak terpinggirkan oleh serapan pelaku usaha yang besar. Selain itu, ia kembali mengingatkan regulasi mengenai penggunaan gas subsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Masalah utama yang disoroti Komisi II adalah ketidaksesuaian data penerima subsidi di tingkat agen dan pangkalan. Elvi menyebutkan, fakta data lama masih sering digunakan, termasuk data warga yang sudah meninggal dunia.
Ia meminta, pemerintah daerah agar dapat mensinkronisasi data antara pemerintah dan agen/pangkalan distribusi.
"Data itu sangat vital. Jika data di tingkat RT hingga Kecamatan sinkron dengan Capil, maka agen dan pangkalan tahu persis siapa yang berhak mendapatkan LPG 3 kg," ujarnya.