Penyaluran KUR di Bangka Belitung Tembus Rp838,99 Miliar
- 27 Jul 2026 14:13 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat hingga saat ini, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Bangka Belitung telah menembus angka Rp838,99 miliar yang disalurkan kepada 11.653 debitur. Capaian tersebut mencakup 50,09 persen dari total target penyaluran tahunan yang ditetapkan sebesar Rp1,67 triliun.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bangka Belitung, M. Mufti Arkan, mengatakan, program pembiayaan ini terus didorong untuk menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di seluruh daerah.
“Capaian ini telah menembus 50,09 persen dari total target penyaluran tahunan yang ditetapkan sebesar Rp1,67 triliun,” kata Mufti, Senin 27 Juli 2026.
Sementara itu, untuk skala usaha yang lebih kecil, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) juga mencatatkan tren positif. Pembiayaan UMi tercatat telah tersalurkan sebesar Rp51,62 miliar dengan jangkauan penerima manfaat mencapai 9.163 debitur.
Dari seluruh area di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Bangka berhasil mencatatkan diri sebagai wilayah dengan realisasi penyaluran tertinggi untuk kedua skema pembiayaan tersebut.
Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan APBN di daerah secara transparan dan akuntabel.
“Kemenkeu Babel berkomitmen menjaga APBN Regional agar tetap sehat, kredibel, dan adaptif. Langkah ini dipandang krusial untuk:
Memperkuat stabilitas perekonomian daerah,
Menjaga keberlanjutan fungsi fiskal, serta
Mendorong pertumbuhan ekonomi Kepulauan Bangka Belitung yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, di sisi lain, OJK Bangka Belitung, menjelaskan maraknya kalangan ibu rumah tangga menjadi korban pinjaman online meski adanya penawaran KUR.
“Kenapa ibu-ibu memilih pinjol? Karena memang lebih mudah. Mohon maaf, KTP aja udah beres tuh, cair gitu ya, pinjol itu. Dibanding dengan KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang butuh profiling lebih jauh, ngecek SLIK, segala macam, gitu ya,” kata Kepala OJK Bangka Belitung, Eko Wijaya.
Ia mengatakan, pinjol itu lebih mudah sehingga dan lebih cepat, sehingga lebih dipilih oleh kalangan ibu-ibu. Selain itu juga pinjol ini nominalnya tidak terlalu besar atau tidak sebesar KUR sehingga lebih digandrungi oleh mereka.
“KUR kan ada KUR mikro, KUR kecil, gitu ya. Itu jumlahnya bahkan bisa di atas 100 juta.
Jadi memang pinjol memang lebih banyak karena memang naturally dia lebih mudah. Dan lebih juga berisiko, gitu, karena tingkat bunganya pasti lebih tinggi,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....