Kenaikan Beberapa Harga Komoditas, Babel Alami Inflasi 2,46% pada Mei 2026
- 15 Jun 2026 21:10 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Kenaikan harga emas perhiasan, cumi-cumi, dan angkutan udara menjadi pendorong peningkatan laju inflasi di Bangka Belitung sebesar 2,46% untuk periode Mei 2026 (year-on-year). Komoditas lain seperti kenaikan harga cabai dan bawang merah juga turut andil dalam kenaikan inflasi di Babel.
Secara tahunan, inflasi di Bangka Belitung naik menjadi 2,46%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang juga mengalami inflasi sebesar 1,49%. Desiana Arbani Safari, Ketua Tim Statistik Harga BPS Prov. Babel mengatakan kenaikan inflasi ini secara umum masih dalam rentang yang terkendali.
"kalau kita lihat dari penyumbang inflasi bulai Mei tahun 2026 yaitu komoditas emas perhiasan sebanyak 0,35% kemudian cumi-cumi 0,30%, dan angkutan udara 0,23%" ujar Desiana dalam program Majalah Udara Inflasi Pro 1 RRI Sungailiat.
Inflasi bulan Mei juga dipengaruhi oleh kenaikan harga komoditas saat menyambut perayaan hari besar keagamaan Iduladha. Secara bulanan, harga cabai meningkat 0,10% dibanding April 2026.
Ramadan, seorang pendengar Pro 1 RRI Sungailiat melalui sambungan telepon menyampaikan harapannya dengan kondisi ekonomi Indonesia.
"kan banyak penyebabnya inflasi, pemerintah semoga bisa mencari jalan untuk mengendalikan inflasi ini, jalur distribusi barang, misalnya pemerintah bisa melakukan agar pasokan barang itu bisa sampai konsumen dengan harga normal," ujar Ramadan pada 10 Juni 2026 melalui interaktif telepon.
Dari empat wilayah pantauan Indeks Harga Konsumen (IHK), secara month-to-month seluruh kabupaten/kota mengalami inflasi, kecuali Kabupaten Bangka Barat yang mengalami deflasi sebesar 0,62%. Inflasi year-on-year tertinggi terjadi di Kabupaten Belitung Timur sebesar 3,02% dan terendah terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 1,99%.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....