Ramadan-Idulfitri, BI Babel Buka Layanan Penukaran Uang

  • 05 Mar 2025 21:08 WIB
  •  Sungailiat

KBRN , Pangkalpinang : Kantor Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meluncurkan rangkaian kegiatan penukaran uang Rupiah pada momen Ramadan dan Idulfitri, Rabu (5/3/2025) .

Dalam kegiatan yang akan berlangsung hingga 27 Maret 2025 ini, BI bekerja sama dengan perbankan menyediakan layanan penukaran uang Rupiah di seluruh wilayah Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S Tamawiwy mengatakan, BI Babel mempersiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp1 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode Ramadan dan Idulfitri.

"Selain ULE, masyarakat dapat memanfaatkan perkembangan transaksi pembayaran digital melalui mobile dan internet banking, serta QRIS untuk berbagai kebutuhan pembayaran," kata Rommy.

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan penukaran uang pada momen Ramadan dan Idulfitri dikemas dalam kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2025 yang bertema “Menjaga Rupiah di Bulan Penuh Berkah".

"Hal ini merupakan wujud komitmen Bank Indonesia (BI) untuk menjaga ketersediaan uang Rupiah di masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2025," ucapnya.

BI Babel, kata dia, senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas program SERAMBI setiap tahunnya. Pada tahun ini, layanan penukaran uang Rupiah mengoptimalkan penggunaan website Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR), termasuk untuk akses layanan penukaran di loket perbankan.

"Penggunaan website PINTAR diharapkan dapat meningkatkan kepastian layanan dan mengurangi antrian/kepadatan di lokasi penukaran untuk kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat. Pengunaan website PINTAR juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dengan distribusi yang lebih merata dan langsung kepada masyarakat," katanya.

Sementara, warga Pangkalpinang, Mulyono mengaku terbantu jika adanya layanan penukaran uang ini.

"Sangat membantu terutama untuk menukar uang kecil untuk keperluan," kata Mulyono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....