Bahas Transaksi Timah, JFX Gelar Media Masterclass di Babel
- 19 Mei 2026 12:53 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Pemahaman transaksi timah oleh JFX kepada jurnalis
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Perusahaan bursa berjangka Jakarta Futures Exchange (JFX) menggelar media masterclass bagi jurnalis atau media di Bangka Belitung dengan tema “kupas tuntas transaksi timah di JFX” berlangsung di Pangkalpinang, Selasa 19 Mei 2026.
Direktur Utama Jakarta Futures Exchange (JFX), Yazid Kanca Surya, acara ini bertujuan membangun sinergi dan yang lebih penting JFX ingin memberi masukan bagi jurnalis supaya dalam menyampaikan berita-berita yang terkait hubungannya dengan JFX, khususnya mengenai timah, agar bisa selaras dan sesuai visi misi JFX.
“Bukan hanya selaras, tapi juga sesuai dengan visi-misi kita dan juga sesuai dengan kita JFX apa JFX ini sebenarnya. Jadi nanti setelah ini kita akan ada presentasi memberikan paling enggak secara umum JFX itu apa, bergerak di pertimahan ini sejarahnya bagaimana, dan ke depan bagaimana, dan juga mungkin lebih agak sedikit ke teknis, mekanismenya gimana,” ujar Kanca.
Ia berharap, nantinya media dalam memberitakan khususnya industri timah ini jauh lebih tepat sasaran melalui Media Masterclass yang digelar persana ini.
“Mungkin ke depan kita akan buat acara yang lebih menarik lagi, khususnya dengan media di Bangka Belitung ini. Karena kita JFX bukan hanya sebagai bursa timah di pasar fisik. Kami juga sebagai bursa mempunyai cita-cita yang tinggi untuk khususnya industri timah,” ucapnya.
Menurut Kanca, timah ini sudah menjadi bagian ekosistem yang sangat baik, terutama untuk memulainya suatu kontrak derivatif. Karena bursa, sesuai dengan khitahnya, ke depannya harus menciptakan kontrak turunan dari perdagangan fisik.
“Jadi bukan hanya serta-merta mempertemukan antara smelter atau eksportir dengan buyer lokal ataupun luar negeri. Tapi di luar itu kami juga memikirkan betapa pentingnya instrumen derivatif untuk para stakeholders di industri timah ini,“ katanya.
Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pangkalpinang, Hendra mengatakan, materi-materi penulisan untuk ekonomi tidak tidak semuanya memahami khususnya untuk pasar timah itu seperti apa, selama ini hanya mendengar saja, namun bagaimana teorinya, prakteknya, secara langsung belum dipahami secara luas.
Melalui masterclass ini, diharapkan jurnalis memahami terkait teori maupun praktek terkait bursa itu.
“Kawan-kawan di sini ya tidak semuanya memahami ya (teori dan prakterk bursa) kalau menulis berita timah atau harga timah sudah hampir tahu semua ya cuma untuk transaksinya bagaimana, kita tidak memahami. Mungkin ini, kegiatan ini sangat-sangat bermanfaat bagi kawan-kawan semua,” ujar Hendra.
Ia menambahkan, kegiatan ini penting bagi media untuk memahami bagaimana transaksi bursa timah tersebut.
“Kemudian harapan kita kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan sering-sering dilakukan ke depannya harapan kita masih terus berlanjut dan dengan sesi-sesi yang lain,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....