Pemilahan Sampah Bawa Nilai Ekonomi untuk Masyarakat

  • 08 Mar 2026 22:37 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Setiap rumah tangga menghasilkan sampah setiap hari, namun tidak semua orang menyadari potensi lain yang didapatkan dari sampah. Pemilahan sampah tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Salah seorang pengepul sampah, Herry saat ditemui pada seminar pengelolaan sampah di Gereja Katolik Sungailiat mengatakan hampir semua jenis sampah dapat di daur ulang dan memiliki nilai jual. Namun, proses pemilahan sampah juga harus dilakukan dengan benar sesuai kelompoknya.

"Ada tas kresek, botol minum, dan lain-lain. Jenis dan kotor bersihnya memengaruhi harganya. Misalnya botol minuman yang sudah bersih dan dilepas labelnya bisa dijual sampai tiga ribu lima ratus rupiah, sedangkan yang masih ada labelnya itu seribu lima ratus rupiah," katanya kepada RRI.

Sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan seminar pengelolaan sampah ini Herry juga mengatakan potensi penghasilan yang bisa diperoleh masyarakat dari pengelolaan sampah khususnya sampah rumah tangga ini cukup besar jika dilakukan dengan baik.

Sementara itu, salah seorang peserta yang juga berprofesi sebagai guru, Henny mengaku sering mengumpulkan kertas bekas dan kardus di sekolah untuk dijual. Menurutnya, kesadaran ini merupakan bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan sampah secara ekonomis.

"Karena saya kan guru dan punya banyak kertas bekas, kertas soal ujian dan lain lain biasanya dikumpulin sama kardus-kardusnnya, kemudian dijual dan lumayan juga hasilnya buat tambah-tambah," katanya.

Praktik sederhana mengelola sampah dalam kehidupan sehari-hari ini sangat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat. Selain itu, kebiasaan memilah sampah juga menjadi tanggung jawab semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita