Bisnis Digital Pilar Utama Ekonomi Global
- 18 Jan 2026 10:32 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka - Bisnis digital telah menjadi pilar utama dalam perekonomian global, mulai dari e-commerce hingga layanan digital. Era ini telah membuka pintu bagi inovasi dan peluang tanpa batas bagi para pengusaha.
Dikatakan Vice President of Operation & Government Telkomsel Ventures, Kahfiya Hasbi, pihaknya saat ini sedang berupaya membangun ekosistem start up.
"Yang pertama tentu kita membantu ekosistem start up dari segi dana. Kita mempersiapkan dana untuk membantu bisnis-bisnis digital ini, tapi itu juga mereka harus membantu bisnisnya Telkomsel. Kalau di bidang pendidikan tinggi dan kesehatan, misalnya teman-teman familiar dengan yang namanya 'Halodoc', nah itu salah satu investasi Telkomsel Ventures dan dari pendidikan tinggi kita punya founder nya sekolah Cikal yang ada di Jakarta, itu internasional school, programnya mulai free school sampai mereka sudah lulus kuliah dan siap masuk dunia kerja," kata Key, panggilannya, kepada RRI, di Sungailiat, Minggu, 18 Januari 2026.
Bisnis digital sendiri didefinisikan sebagai bentuk bisnis yang menggunakan teknologi digital sebagai fondasi utama dalam operasi dan strateginya. Ini mencakup segala hal mulai dari penjualan produk dan layanan secara online, pemasaran digital, analisis data, hingga komunikasi dan interaksi dengan pelanggan melalui platform digital seperti situs web, aplikasi mobile, dan media sosial.
Menyadari urgennya bisnis digital ini, salah satu perguruan tinggi di Bangka Belitung, yakni Politeknik Manufaktur (Polman) Bangka Belitung bahkan sejak tahun 2024 lalu telah membuka program studi (prodi) bisnis digital. Diungkapkan Dosen Polman Babel Prodi Bisnis Digital, Indah Riezky Pratiwi, antusiasme calon mahasiswa sangat tinggi terhadap prodi tersebut.
"Jadi sejak dibuka prodi bisnis digital teknologi ada 100-an peminat, tiap tahun terus meningkat dari awalnya kita baru menerima untuk satu kelas saja untuk Angkatan 1, namun di tahun 2025 program studi bisnis digital sudah buka 3 kelas, karena antusiasme calon mahasiswa sangat tinggi di bidang bisnis digital ini, apalagi banyak diantara mahasiswa ini ternyata sudah terjun ke dunia bisnis seperti kuliner, jual kosmetik, bimbel dan sebagainya. Jadi di perkuliahan mereka bisa belajar banyak soal bagaimana pemasaran digital untuk menunjang bisnisnya kelak," ucap Indah.