Brandon, Asah Bakat Matematika sejak Usia Taman Kanak-Kanak

  • 16 Mei 2026 09:12 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID,Sungailiat- Kemampuan berhitung yang dimiliki Brandon Lavine Saputra, siswa SD Plus Setia Budi Sungailiat, mulai terlihat sejak dirinya masih duduk di bangku taman kanak-kanak. Ketertarikan Brandon terhadap angka dan perhitungan membuat orang tuanya menyadari bahwa sang anak memiliki bakat di bidang numerik sejak usia dini.

Ibu Brandon, Ruchi, mengatakan putranya sudah menunjukkan kemampuan yang berbeda dibanding anak seusianya ketika masih TK. Bahkan, Brandon sudah mampu memahami perkalian dasar dengan cepat dan senang menghabiskan waktu bermain sambil berhitung. “Sejak kecil memang Brandon suka sekali dengan angka. Waktu TK dia sudah mulai lancar perkalian dan sering bertanya soal hitungan yang lebih sulit,” ujar Ruchi.

Menurut Ruchi, minat Brandon terhadap matematika tumbuh secara alami dari kebiasaan menonton konten edukasi di YouTube. Salah satu kreator konten yang paling disukai Brandon adalah Jerome Polin yang dikenal sering membagikan materi matematika dengan cara sederhana dan menyenangkan. Dari sana, Brandon semakin termotivasi untuk belajar berhitung lebih dalam.

“Dia sering menonton video matematika di YouTube. Dari situ jadi makin suka belajar angka. Brandon juga senang kalau menemukan soal baru lalu mencoba menyelesaikannya sendiri,” kata Ruchi. Ia mengaku selalu mendukung minat anaknya dengan memberikan ruang belajar yang nyaman dan tidak menekan Brandon secara berlebihan.

Brandon Lavine Saputra (Dok: Ruchi)

Di lingkungan sekolah, kemampuan Brandon dalam bidang matematika juga mendapat perhatian dari guru dan teman-temannya. Selain cepat memahami pelajaran, Brandon disebut aktif saat mengikuti kegiatan belajar di kelas. Ketekunannya dalam mengasah kemampuan numerik membuat dirinya semakin percaya diri dalam mengikutilomba dan terbukti dengna ragam pretasi yang ia raih dalam perlombaan..

Sementara itu, seorang pendengar RRI Rima, menilai dukungan keluarga memiliki peran penting dalam tumbuhnya minat belajar anak sejak dini. Menurutnya, pendekatan belajar yang menyenangkan seperti melalui video edukasi dapat membantu anak lebih mudah memahami pelajaran. “Kalau anak didukung sesuai minatnya, biasanya mereka jadi lebih semangat belajar dan berkembang dengan baik,” ujarnya.

Perkembangan teknologi digital saat ini dinilai membuka peluang baru bagi anak-anak untuk belajar secara kreatif dan mandiri. Konten edukasi yang dikemas menarik menjadi salah satu media yang mampu meningkatkan minat belajar, khususnya dalam bidang matematika yang selama ini sering dianggap sulit oleh sebagian anak.

Ruchi berharap ketertarikan Brandon terhadap matematika dapat terus berkembang seiring bertambahnya usia. Ia juga ingin anaknya tetap menikmati proses belajar tanpa tekanan dan mampu memanfaatkan kemampuannya untuk hal-hal positif di masa depan. “Yang penting Brandon senang belajar dan terus berkembang sesuai passion-nya,” tutupnya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....