Rekreasi Alam Perkuat Ikatan Emosional Orang Tua Anak
- 14 Apr 2026 20:32 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID,Sungailiat -Di tengah gempuran era digital yang kian masif, pola interaksi antara orang tua dan anak mengalami pergeseran signifikan. Aktivitas yang sebelumnya sarat komunikasi kini cenderung berubah menjadi pasif, dengan kehadiran gawai yang mendominasi waktu kebersamaan dalam keluarga.
Kondisi ini menjadi perhatian serius para ahli perkembangan anak. Minimnya interaksi berkualitas dinilai dapat berdampak pada perkembangan sosial, emosional, hingga kognitif anak. Padahal, fase pertumbuhan anak sangat membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Psikolog Retno Rahayu, M. Psi. menegaskan bahwa kualitas interaksi orang tua dan anak memegang peranan penting dalam membentuk karakter serta keseimbangan emosional anak. “ Ketika anak dan orang tua memiliki hubungan yang hangat dan responsif akan memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi tumbuh kembang anak.”,Ungkapnya.
Salah satu pendekatan yang kini semakin mendapat perhatian adalah interaksi berbasis alam atau nature-based parenting. Aktivitas ini mengajak orang tua dan anak menghabiskan waktu bersama di ruang terbuka seperti taman, hutan kota, maupun lingkungan alami lainnya.

Menurut Retno, kegiatan di alam menghadirkan pengalaman interaksi yang lebih kaya dan bermakna. Anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar secara langsung melalui eksplorasi lingkungan, sementara orang tua dapat terlibat aktif dalam setiap momen tersebut.
“Interaksi di alam menciptakan ruang kolaborasi yang kuat antara orang tua dan anak. Kedekatan emosional menjadi lebih erat karena adanya komunikasi dan keterlibatan langsung dalam aktivitas bersama,” ujarnya.
Selain mempererat hubungan emosional, aktivitas di alam juga mampu menstimulasi kebutuhan sensori anak, terutama pada usia dini. Sentuhan dengan elemen alami seperti tanah, air, dan udara terbuka dinilai efektif dalam mendukung perkembangan motorik dan kognitif anak secara alami.
Sementara itu, salah satu pendengar Rara mengaku merasakan manfaat nyata dari aktivitas bersama anak di alam. “Kalau main di luar, anak jadi lebih aktif dan kami juga lebih banyak ngobrol. Rasanya lebih dekat dibanding hanya di rumah dengan gadget,” ungkapnya.
Retno berharap para orang tua dapat kembali membangun kualitas kebersamaan yang lebih sehat. Rekreasi di alam bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi investasi penting dalam memperkuat ikatan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....