Sabu Kian Merajalela Orang Tua Diminta Waspada

  • 05 Apr 2026 14:30 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID,Sungailiat - Maraknya peredaran narkotika jenis sabu kian mengkhawatirkan masyarakat. Tidak hanya menyasar kalangan dewasa, kini anak-anak juga mulai terpapar, sehingga memicu kekhawatiran berbagai pihak, terutama orang tua, terhadap pergaulan dan lingkungan sosial anak.

Pengurus sekaligus penanggung jawab Yayasan Rehab Narkoba dan Disabilitas CAB (Cahaya Arasyki Bersinar), dr. Windra Djohan, mengungkapkan kondisi yang memprihatinkan tersebut. Hingga 3 April, tercatat sebanyak 41 orang tengah menjalani rehabilitasi akibat penyalahgunaan narkoba di yayasan tersebut.

Lebih mengejutkan, dari puluhan pasien yang ditangani, terdapat anak berusia 10 tahun yang menjadi pasien termuda. “ Dengan fenomena ini menjadi tentunya sinyal kuat bahwa peredaran narkoba telah menyusup hingga ke lingkungan usia dini.” Ujarnya.

Menurut dr. Windra, kondisi ini tidak bisa dianggap sepele. Ia menilai lemahnya pengawasan orang tua serta pengaruh lingkungan menjadi faktor utama yang membuat anak-anak rentan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Ia juga menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membentengi anak dari bahaya narkotika. Orang tua diharapkan lebih aktif memantau aktivitas anak, baik di dunia nyata maupun di lingkungan pergaulan sehari-hari.

Selain itu, edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah preventif yang efektif. Anak-anak perlu diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba agar memiliki kesadaran dan keberanian untuk menolak ajakan negatif dari lingkungan sekitar.

Salah seorang pendengar di Irfan, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. “ Saya berharap ada peran lebih dari pemerintah dan masyarakat dalam memberikan edukasi serta pengawasan terhadap generasi muda agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.” Ungkapnya.

Dengan kondisi yang semakin mengkhawatirkan ini, kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan lembaga terkait menjadi kunci utama dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba, sekaligus menyelamatkan masa depan generasi muda dari ancaman zat berbahaya tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....