Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah Global

  • 03 Apr 2026 23:09 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID,Sungailiat – Kantor Imigrasi meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi dampak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berpotensi memengaruhi perjalanan internasional. Hal ini disampaikan dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Sungailiat bersama jajaran Imigrasi, terkait kemungkinan penutupan ruang udara di kawasan Timur Tengah.

Kepala Kantor Imigrasi, Ahmad Khumaidi, menjelaskan bahwa situasi geopolitik global saat ini perlu menjadi perhatian serius bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar negeri. Terutama bagi pelaku perjalanan yang memiliki rute transit atau tujuan ke wilayah Timur Tengah.

Menurutnya, penutupan ruang udara di sejumlah wilayah konflik dapat berdampak pada pembatalan, penundaan, atau pengalihan rute penerbangan. “Kepada Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi perjalanan melalui maskapai maupun otoritas terkait sebelum keberangkatan.” Ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Intaltuskim, Harmans Junianto Takasiliang, menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan pelayanan keimigrasian tetap berjalan optimal di tengah situasi global yang dinamis.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan dokumen perjalanan lengkap dan tetap mengikuti perkembangan situasi. Jangan sampai sudah merencanakan perjalanan, tetapi terkendala karena kurangnya informasi terbaru,” ujarnya.

Kasubsi Pemeriksaan Keimigrasian, Satria Dista Juano, juga menekankan pentingnya kesiapan administratif bagi calon penumpang. Ia menyebut, pemeriksaan dokumen akan tetap dilakukan secara ketat guna menjamin keamanan dan kelancaran arus perjalanan internasional.

Salah satu pendengar RRI Sungailiat, Dedi dari Sungailiat, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Ia berencana melakukan perjalanan ke luar negeri dalam waktu dekat dan berharap ada kepastian terkait keamanan jalur penerbangan.

“Kalau kondisi seperti ini tentu kami jadi lebih waspada. Harapannya ada informasi yang jelas supaya perjalanan tetap aman,” ungkapnya melalui pesan singkat.

Pendengar lainnya, Julia hartarti, menyampaikan bahwa masyarakat membutuhkan edukasi lebih terkait dampak konflik global terhadap perjalanan internasional. Menurutnya, tidak semua orang memahami risiko penutupan ruang udara dan perubahan rute penerbangan.

“Kadang kita tidak terlalu mengikuti berita luar negeri, jadi penting sekali ada sosialisasi seperti ini agar masyarakat lebih siap,”Ungkapnya.

Pihak Imigrasi mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam merencanakan perjalanan ke luar negeri di tengah situasi global yang tidak menentu. Kewaspadaan, kelengkapan dokumen, serta akses informasi yang akurat menjadi kunci utama agar perjalanan tetap aman dan lancar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....