Tahapan Pernikahan Adat Batak Toba

  • 31 Jul 2026 08:49 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Pernikahan adat Batak Toba memiliki sejumlah tahapan yang dijalankan secara berurutan sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat dan ikatan kekeluargaan. Setiap prosesi mengandung nilai kebersamaan, musyawarah, serta doa bagi kehidupan rumah tangga pasangan yang menikah.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Babel Nauli di Pro4 RRI Sungailiat, Senin 27 Juli 2026. Pembawa acara Eda Pita menjelaskan bahwa tahapan pernikahan adat Batak Toba diawali dengan marhusip, yaitu pembicaraan awal secara kekeluargaan mengenai rencana pernikahan. Selanjutnya dilakukan marhata sinamot, yakni musyawarah membahas sinamot atau mahar sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

"Setelah seluruh kesepakatan tercapai, prosesi dilanjutkan dengan pemberkatan pernikahan sesuai agama yang dianut pasangan, kemudian dilaksanakan pesta adat yang diisi dengan pemberian ulos, tortor, dan penyampaian doa restu dari keluarga besar," ujar Eda Pita.

Ia menambahkan, pemberian ulos menjadi salah satu tahapan paling sakral karena melambangkan kasih sayang, perlindungan, dan restu orang tua kepada kedua mempelai agar hidup rukun dan sejahtera.

Sementara itu, pendengar asal suku Batak Toba, Butet, mengatakan setiap tahapan adat memiliki makna yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Batak Toba. Menurutnya, prosesi tersebut mengajarkan pentingnya menghormati orang tua dan menjaga hubungan antarkeluarga.

"Setiap tahapan adat dijalankan dengan penuh penghormatan. Bukan hanya untuk pengantin, tetapi juga sebagai bentuk mempererat hubungan kedua keluarga agar tetap harmonis setelah pernikahan berlangsung," kata Butet.

Melalui pelaksanaan tahapan pernikahan adat Batak Toba, masyarakat diharapkan terus melestarikan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun sekaligus memperkuat persatuan dalam ikatan kekeluargaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....