Bangka Tengah Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

  • 29 Jul 2026 21:18 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka Tengah - Pemkab Bangka Tengah transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

"Perpustakaan tidak boleh lagi dipandang hanya sebagai tempat membaca atau meminjam buku semata. Lewat program ini, kita ingin menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat, yakni sebuah ruang inklusif tempat warga belajar, mengasah keterampilan, hingga meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, " kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Anas Ma’ruf, saat membuka kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Rabu, 29 Juli 2026.

‎‎Program TPBIS ini dirancang untuk menghadirkan berbagai pelatihan keterampilan praktis dan kegiatan berbasis komunitas yang disesuaikan dengan potensi lokal Bangka Tengah.

"Dan pemerintah daerah sangat mendukung penuh keberlanjutan program TPBIS di Kabupaten Bangka Tengah. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya untuk menciptakan inovasi dan kemandirian di tengah masyarakat," lanjut Anas.

‎Sementara, seorang pengelola perpustakaan desa, Ruslina, mengungkapkan, saat ini berbagai kegiatan dilaksanakan oleh perpustakaan desanya.

"Itu kita lakukan agar perpustakaan benar-benar menjadi ruang inklusif, ruang belajar warga sekitar, dan kita juga mengajarkan berbagai keterampilan kepada anak-anak dan warga sekitar perpustakaan," ucapnya. (Ril)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....