Masyarakat Batak Jaga Bahasa Daerah sebagai Jati Diri Budaya
- 27 Jun 2026 21:40 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Masyarakat Batak melestarikan keanekaragaman bahasa daerah sebagai identitas budaya dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu dibahas dalam acara Etnis Nusantara "Babel Nauli" yang diasuh Eda Pita.
Rina, salah seorang pendengar RRI, menyampaikan bahasa Batak memiliki beragam dialek yang mencerminkan kekayaan budaya setiap daerah. Ia menjelaskan penggunaan bahasa Batak masih terus dijaga melalui komunikasi keluarga dan lingkungan masyarakat.
"Bahasa Batak itu kami pakai sehari-hari di rumah. Biar anak-anak juga paham," ujar Rina.
Menurut Rina, generasi muda perlu memahami bahasa daerah agar nilai budaya dan sejarah Batak tetap dikenal.
Sementara itu, pendengar lainnya, Doni, mengatakan perbedaan bahasa Batak seperti Toba, Karo, Mandailing, dan Simalungun menjadi bukti keberagaman budaya yang harus dihargai.
"Perbedaan itu bukan untuk memisah, tapi untuk saling menghargai," ujar Doni.
Bahasa Batak tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol sejarah dan jati diri masyarakat Batak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....