Pemkab Babar Anggarkan Rp20 Juta Bantu Pelestarian Tradisi Ziarah Kute Lame

  • 02 Jun 2026 14:03 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka Barat - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat anggarkan Rp20 juta guna mendukung warga melestarikan tradisi Ziarah Kute Seribu. Tradisi Ziarah Kute Seribu dilaksanakan di Kampung Tanjung, Mentok, 30 Mei 2026 lalu.

"Pada tahun ini, pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memberikan dukungan anggaran sebesar Rp20 juta untuk membantu kegiatan ini," ungkap Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa, 2 Juni 2026.

Menurut dia, pelestarian tradisi budaya di tengah masyarakat perlu terus dilakukan agar nilai-nilai yang terkandung selalu terjaga hingga ke generasi selanjutnya. Tradisi ini diikuti ribuan orang dan menjadi ajang silaturahmi antara umara, ulama dan umat Muslim yang tidak hanya datang dari Kota Mentok, tetapi juga dari Jakarta dan Palembang.

Ziarah Kute Seribu dikenal juga dengan Haul Kute Seribu, merupakan tradisi untuk mengenang dan mendoakan para pemimpin terdahulu yang wafat dan dimakamkan di Mentok. Warga berziarah ke makam para pendiri Kota Mentok, seperti Wan Abdul Jabar, Abang Pahang, Abang Ismail, Abang Muhammad Toyib, Habib Hamid Bin Abdurahman Assegaf, Habib Hud Bin Muhammad Assegaf dan Habib Syatho.

Tradisi tahunan tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para ulama, tokoh agama, pendiri Kota Mentok, serta para pemimpin terdahulu yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah Bangka Barat.

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat sendiri telah memasukkan Ziarah Kute Seribu sebagai salah satu ritus dalam Objek Pemajuan Kebudayaan yang perlu dijaga dan dilestarikan. Tradisi tersebut dinilai memiliki nilai historis, budaya, dan keagamaan yang kuat serta menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Mentok.

Sementara itu, Ade Widya salah seorang warga Mentok, menyambut kegiatan seperti ini karena menjadi magnet bagi wisatawan datang ke Mentok. Sebagai warisan budaya daerah, Ade berharap pemerinta daerah dapat maksimal membantu masyarakat melalui anggaran maupun promosi hingga ke luar daerah. "Jadi dapat meningkatkan wisatawan datang dan juga berdampak kepada ekonomi masyarakat," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....