Pemerintah Desa Renggiang Komitmen Lestarikan Tradisi Maras Taun

  • 17 Mei 2026 17:18 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Belitung Timur: Generasi muda di Desa Renggiang, Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur diajak untuk terus mengenal dan melestarikan nilai budaya dalam Tradisi Maras Taun. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Renggiang, Siskori Aries Nugraha usai tradisi Maras Taun, Minggu, 17 Mei 2026.

Kepala Desa Renggiang, Siskori Aries Nugraha mengatakan Maras Taun bukan sekadar kegiatan adat tahunan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan menjaga warisan budaya masyarakat kampung. Menurutnya, pelestarian budaya harus terus dilakukan agar tradisi yang diwariskan leluhur tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

“Melestarikan budaya dan menjaga kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa adat seperti inilah yang harus terus kita lestarikan di kampung,” ujar Siskori.

Dukun Adat Dusun Renggiang, Agustoni mengatakan sebelum puncak acara dilaksanakan, masyarakat lebih dahulu menjalani sejumlah rangkaian prosesi adat seperti bakti kuburan, tradisi Ruwahan atau Beruah, hingga ngemping padi yang dilakukan tiga hari sebelum pelaksanaan Maras Taun.

“Kita juga menunjukkan ke anak-anak muda bahwa kita diwarisi adat yang luar biasa, termasuk ngemping padi ini. Dan ngemping padi ini harus dari hasil panen dari kampung ini,” katanya.

Tradisi Maras Taun sendiri merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen sekaligus doa bersama demi keselamatan dan keberkahan kampung. Hingga kini, tradisi tersebut masih terus dipertahankan masyarakat sebagai bagian dari identitas budaya Belitung Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....