Tradisi Maras Taun di Renggiang Jadi Momentum Pelestarian Budaya
- 17 Mei 2026 11:56 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur - Tradisi Maras Taun menjadi momentum penting dalam menjaga kelestarian adat dan mempererat kebersamaan masyarakat di Dusun Renggiang, Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan adat tahunan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, bersama tokoh adat dan masyarakat setempat, Minggu, 17 Mei 2026.
Wakil Bupati, Khairil Anwar mengatakan pelaksanaan Maras Taun bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan bentuk nyata masyarakat dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, tema pelestarian budaya dalam kebersamaan menjadi makna yang sangat baik karena adat tidak hanya dijaga, tetapi juga terus dilestarikan dan dimanfaatkan sebagai momentum penting bagi masyarakat kampung.
“Melestarikan kebudayaan dalam kebersamaan ini merupakan sesuatu yang sangat baik. Adat ini bukan hanya dijaga, tetapi terus dilestarikan dan menjadi momen penting bagi masyarakat kampung,” ujar Khairil Anwar.
Selain itu, Khairil optimistis tradisi adat seperti Maras Taun akan terus berlanjut dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Meski perkembangan zaman terus berubah, ia meyakini akan selalu ada generasi muda yang menjaga dan meneruskan adat istiadat di Belitung Timur.
“Adat ini tidak mungkin terputus. Memang tidak semua generasi akan terlibat, tetapi pasti akan ada yang terus menjaga dan meneruskannya,” tuturnya.
Salah seorang warga Renggiang, Intan mengaku bersyukur Tradisi Maras Taun masih terus dilaksanakan setiap tahun karena menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga.
“Maras Taun ini bukan hanya acara adat, tapi juga momen masyarakat berkumpul dan menjaga kekompakan kampung. Kami berharap tradisi ini tetap dipertahankan sampai ke anak cucu nanti,” ujar Suyanto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....