Kualitas dan Relasi, Kunci Pantiau Bangka Eksis di tengah Tren Kuliner Modern

  • 15 Apr 2026 09:13 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Eksistensi kuliner tradisional pantiau tetap kokoh di tengah masifnya tren makanan Korea dan saji cepat (fast food) di Bangka. Konsistensi menjaga mutu bahan baku serta penguatan jejaring pasar menjadi strategi utama pelaku usaha bertahan di era kompetisi global.

Pengusaha UMKM pantiau Sungailiat, Pitri Ningsih, menegaskan kualitas faktor utama agar produk lokal tetap diminati. Ia konsisten menggunakan beras pilihan dan ikan segar sebagai komponen utama kaldu sejak merintis usaha tahun 2013.

"Prinsip saya tidak menurunkan kualitas bahan. Rasa otentik dan segar membuat masyarakat kembali ke pantiau," ujar Pitri dalam siaran Belajasumba RRI Pro 4 Sungailiat, Sabtu 11 April 2026.

Selain mutu, Pitri memperluas jangkauan melalui sistem reseller. Langkah ini efektif menjaga stabilitas ekonomi usaha di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang menginginkan akses cepat dan mudah.

Strategi ini didukung pemerhati ekonomi kreatif, Marni. Menurutnya, kekuatan pantiau terletak pada ikatan emosional masyarakat dan kandungan gizi tinggi.

"Kita tidak boleh antipati terhadap makanan luar, namun dukungan untuk pelaku usaha lokal yang konsisten sangat penting. Lewat perluasan relasi, pantiau mudah didapatkan dan tetap menjadi pilihan utama keluarga," ujar Marni.

Marni berharap pelaku kuliner tradisional terus mendapat dukungan berbagai pihak. Sinergi produsen dan pemerintah dinilai krusial agar warisan kuliner Bangka tetap lestari serta memiliki daya saing ekonomi tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....