Warga Kabupaten Bangka Menghemat Penggunaan Air Bersih

  • 28 Mar 2026 21:51 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Memasuki awal musim kemarau, warga di Kabupaten Bangka mulai mengeluhkan menyusutnya debit air sumur gali. Kondisi ini memaksa masyarakat mulai berhemat air guna menghindari kekeringan total, bahkan sebagian warga di kawasan pesisir sudah mulai merogoh kocek untuk membeli air tangki akibat sumur yang mulai berlumpur.

Penurunan permukaan air tanah ini dirasakan merata di wilayah pemukiman padat. Warga kini harus mengatur skala prioritas penggunaan air bersih untuk kebutuhan harian mereka.

Ratna, warga Kecamatan Pemali, mengungkapkan dalam program Ngupi Pagi RRI Pro 4.

"Pagi sumur masih penuh, tapi kalau sudah siang dipakai masak dan nyuci, sorenya tinggal sedikit. Harus benar-benar hemat sekarang," ujar Ratna. Sabtu, 28 Maret 2026.

Senada dengan Ratna, Ruslan, warga Matras Sungailiat, mengaku kondisi sumurnya kini sudah menampakkan dasar tanah.

"Dasar sumur sudah kelihatan, kalau dipaksa sedot mesin yang keluar malah lumpur. Saya sudah sempat beli air tangki satu kali, harganya lumayan mahal," ujar Ruslan.

Kondisi ini menjadi peringatan bagi warga Kabupaten Bangka untuk lebih bijak mengelola sumber air dan memantau perkembangan cuaca guna mengantisipasi krisis air yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....