Bupati Bangka Tutup Festival Ceria Imlek 2026
- 17 Feb 2026 17:58 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat: Pemerintah Kabupaten Bangka menutup Festival Ceria Imlek 2026 yang berlangsung 12-16 Februari 2026 di kawasan pecinan Sungailiat, tepatnya di Jalan S. Parman.
Selama berlangsung berbagai perlombaan telah digepar, seperti lomba mewarnai, lomba menghias lampion, 5K Ceria Imlek Run, lomba nyanyi lagu mandarin, pemilihan cici koko dan lomba barongsai.
Bupati Bangka Fery Insani mengungkapkan, Ceria Imlek 2026 bukan sekadar perayaan pergantian tahun bagi masyarakat etnis Tionghoa, melainkan wujud nyata betapa indahnya keberagaman di Negeri Sepintu Sedulang.
“Masyarakat kabupaten bangka terkenal akan harmoni hidup berdampingan antara etnis Tionghoa dan Melayu Bangka yang saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Ini terwujud dalam kerukunan yang erat, berlandaskan filosofi thong ngin fan ngin jit jong atau Melayu Tionghoa sama/ setara,” ujar Bupati Fery Insani.
“Hari raya Imlek adalah perayaan tahun baru dalam kalender lunar yang diperingati oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia yang kaya akan tradisi, makna simbolis, dan nilai-nilai yang mendalam. Termasuk di Bumi Sepintu Sedulang yang kita cintai ini, imlek adalah sebuah harmonisasi simbol harapan baru, refleksi diri, dan mempererat tali persaudaraan,” tambahnya.
Festival Ceria Imlek 2026 juga menjadi hiburan dalam perayaan tahun baru Imlek 2577 Gongzili, bagi masyarakat Kabupaten Bangka, sekaligus mempromosikan atraksi seni budaya bernuansa Imlek.
Selain itu, kegiatan ini mendukung pemulihan ekonomi dengan membangkitkan sektor rill yang bersentuhan langsung dengan pelaku ekonomi kreatif UMKM, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang terdampak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Rismy Wira Madonna mengungkapkan Ceria Imlek yang sudah berlangsung beberapa hari, menyuguhkan berbagai perlombaan dan hiburan untuk menyemarakkan tahun baru Imlek di kawasan pecinan Sungailiat.
“Kita lihat momennya selain Imlek juga berdekatan dengan bulan suci Ramadan dan ini momen libur panjang makanya kita harus memanfaatkannya menjadi daya tarik untuk masyarakat datang ke Kabupaten Bangka,” ujar Rismy Wira Madonna.
Ratusan umat juga melakukan ritual sembahyang di Kelenteng Kwan Tie Miaw dan berdoa untuk keselamatan, rezeki dan kesehatan di tahun baru ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....