Umat Tionghoa Beltim Panjatkan Doa di Tahun Kuda Api
- 17 Feb 2026 17:56 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur - Pada perayaan Imlek, umat Tionghoa memanjatkan doa di Tahun Kuda Api 2026 dengan penuh harap dan semangat kebersamaan. Momentum pergantian tahun 2577 Kongzili ini dimaknai sebagai waktu untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bagi daerah dan bangsa.
Tokoh Tionghoa Belitung Timur, Jimmy Tjong, menyampaikan bahwa berdasarkan Feng Shui atau perhitungan tradisi Tionghoa, Tahun Kuda Api identik dengan energi, kerja keras, dan optimisme. Selain itu, lanjut Jimmy Tahun Kuda Api dimaknai sebagai momentum evaluasi dan pembenahan diri.
“Menurut Feng Shui, mudah-mudahan tahun Kuda Api ini membawa kebaikan untuk semuanya. Bukan hanya Belitung Timur, tapi Indonesia juga semoga lebih baik. Kita harap ekonomi membaik dan masyarakat semakin sejahtera,” ujar Jimmy pada Selasa, 17 Februari 2026.
Ia juga menilai perayaan tahun ini terasa lebih semarak dibanding beberapa tahun sebelumnya. Pemasangan lampion di sejumlah titik kota menjadi simbol kemeriahan sekaligus mencerminkan kuatnya toleransi antarumat beragama di Kabupaten Belitung Timur.
“Lampion-lampion yang terpasang membuat suasana semakin meriah. Ini menunjukkan bahwa keberagaman di Beltim berjalan harmonis. Kita hidup berdampingan dan saling menghormati," ujarnya.
Salah satu umat Tionghoa Lily mengungkapkan rasa syukurnya usia melaksanakan ibadah. Ia berharap tahun baru ini membawa perubahan yang lebih baik, baik untuk diri sendiri maupun untuk masyarakat luas.
“Setiap tahun kami selalu berdoa supaya keluarga diberi kesehatan dan rezeki yang baik. Tahun Kuda Api ini kami berharap usaha lancar dan keadaan ekonomi lebih stabil,” ungkapnya.
Dalam tradisi Imlek, lanjut Lily malam pergantian tahun biasanya diisi dengan makan malam bersama keluarga sebagai bentuk rasa syukur. Sebagian warga juga melaksanakan sembahyang di kelenteng untuk memanjatkan doa dan harapan di tahun yang baru.
"Sementara pada hari pertama Imlek, tradisi silaturahmi tetap dijaga, di mana generasi muda mengunjungi orang tua dan kerabat untuk mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek serta saling mendoakan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....