Ratusan Kilogram Ekspor Daun Ketapang Babel Semester 1 2026

  • 15 Jul 2026 16:58 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Badan Karantina Indonesia (Barantin) Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat realisasi ekspor daun Ketapang telah mencapai 553,06 kilogram pada semester 1 tahun 2026.

Berdasar data Best Trust, menunjukkan angka eskpor Babel mengalami peningkatan dibanding tahun 2025 yang berhasil mengekspor 665,14 kilogram daun Ketapang.

Pelaku UMKM sekaligus eksportir daun ketapang asal Bangka Belitung, Lukman Nuhung menuturkan, daun Ketapang Babel cukup diminati pasar luar negeri seperti Amerika Serikat, Jepang, Inggris, hingga Jerman.

“Daun ketapang banyak dimanfaatkan sebagai kondisioner air alami untuk akuarium, terutama bagi ikan hias seperti cupang, guppy, dan channa,” kata Lukman dalam laporan yang diterima RRI, Rabu, 15 Juli 2026.

Selain daun Ketapang, pelaku UMKM Babel juga mengekspor daun manggis kering mencapai 4.471 kilogram, sementara ekspor daun bambu kering ke Inggris sebanyak 122 kilogram.

Kepala Karantina Kepulauan Bangka Belitung, Herwintarti, menyampaikan daun ketapang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah yang memiliki prospek ekspor menjanjikan.

Peningkatan ekspor ini turut membuka peluang usaha bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. Daun ketapang yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini menjadi komoditas bernilai jual, sehingga memberikan tambahan pendapatan bagi para pengumpul maupun pelaku usaha yang bergerak di bidang ekspor.

“Selain memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, meningkatnya ekspor daun ketapang juga menunjukkan bahwa potensi hasil hutan bukan kayu dari Bangka Belitung memiliki daya saing di pasar global,” ucap Herwintarti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....