Filosofi Keris di Belakang Tubuh
- 02 Okt 2026 09:44 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Masyarakat Jawa menempatkan keris di belakang tubuh sebagai bagian dari kelengkapan busana tradisional sekaligus simbol kehidupan. Posisi tersebut memiliki makna filosofis tentang sikap rendah hati, menjaga diri, dan menghormati orang lain.
Salah seorang pendengar Pro 4, Yanto mengatakan posisi keris di belakang menggambarkan seseorang yang tidak mengedepankan kekuatan atau kehebatan dirinya.
“Keris menjadi pengingat agar pemiliknya tetap tenang dan bijaksana dalam menjalani kehidupan,” kata Yanto.
Sementara itu, pendengar lainnya, Siti menjelaskan bahwa keris tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap pakaian adat Jawa.
“Keberadaan keris di belakang juga mengandung pesan agar manusia mampu mengendalikan diri dan menjaga perilakunya,” kata Siti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....