Bahrul Ulum Raih Empat Penghargaan di OBA ke-9

  • 31 Agt 2026 14:35 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat menorehkan prestasi dalam Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar di Bahrul Ulum, Sungailiat.

Dalam ajang yang diselenggarakan Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab tersebut, santri MTs dan SMA Plus Bahrul Ulum berhasil meraih empat penghargaan dari tiga kategori yang dipertandingkan.

Pembina OBA jenjang MTs Plus Bahrul Ulum, Ustaz Bayu menyebutkan, penghargaan diraih Nisa Alhikmah meraih Juara I Kategori 8, Radesh Aufa Pratama memperoleh Juara II Kategori 2, disusul Atsila Haana Mumtaza yang meraih Juara III Kategori 2.

Prestasi juga diraih oleh tenaga pendidik Bahrul Ulum. Siti Aisyah, M.Pd., berhasil meraih Juara II Kategori 11 untuk kategori guru.

Peserta yang berhasil menorehkan prestasi menerima hadiah dalam Olimpiade Bahasa Arab (OBA) (Dok. Islamic Centre)

“Kemenangan ini bukti bahwa pembinaan Bahasa Arab yang kami lakukan secara berkelanjutan membuahkan hasil. Bahasa Arab bukan sekadar mata pelajaran di kelas, melainkan jendela memahami ajaran agama dan peradaban Islam,” ujarnya dalam rilis yang diterima RRI, Minggu 30 Agustus 2026.

Ia berharap capaian ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan diri para santri dalam mempelajari dan menguasai Bahasa Arab.

Hal senada disampaikan Pembina OBA jenjang SMA Plus Bahrul Ulum, Ustazah Siti Aisyah. Ia menilai kompetisi Bahasa Arab tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga sarana evaluasi dan peningkatan motivasi belajar.

Peserta Santriwati menerima hadiah sebagai pemenang OBA di Islamic Centre Sungailiat (Dok. Islamic Centre Sungailiat)

“Kami tidak hanya mengejar piala, tetapi membangun minat dan kecintaan terhadap Bahasa Arab sebagai bahasa ilmu dan dakwah. Capaian ini akan kami jadikan dasar untuk meningkatkan kualitas pembinaan ke depannya,” katanya.

Ketua Yayasan Bahrul Ulum Islamic Centre, Syaiful Zohri, turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih santri dan guru.

“Keberhasilan santri dan guru kita ini adalah bukti kerja keras, ketekunan, dan dukungan semua pihak. Kompetisi ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan membangun karakter, kepercayaan diri, dan kecintaan terhadap Bahasa Arab yang merupakan bahasa Al-Qur'an,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....