Pelajar Bangka Diedukasi Pentingnya Menunda Pernikahan Dini
- 28 Jul 2026 20:22 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Ratusan pelajar dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Bangka mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menunda pernikahan dini di SMKS Kesehatan Mutiara Mandiri Sungailiat, Selasa 28 Juli 2026.
Kegiatan melalui talk show bertema "Aku, Kamu Masa Depan" mengajak pelajar untuk tidak melakukan pergaulan bebas yang menyebabkan terjadi pernikahan dini di kalangan pelajar.
Ketua Yayasan SMKS Kesehatan Mutiara Mandiri Sungailiat, Nurita mengatakan para pelajar diberikan pemahaman mengenai berbagai dampak yang dapat ditimbulkan akibat pernikahan dini. Selain berisiko menghambat pendidikan, pernikahan pada usia anak juga dapat berdampak terhadap kesehatan reproduksi, kondisi psikologis, hingga kesejahteraan ekonomi keluarga di masa depan.
”Pernikahan bukan hanya tentang kesiapan usia, tetapi juga membutuhkan kematangan emosional, kemampuan mengelola rumah tangga, serta kesiapan finansial,” kata Nurita.
Karena itu, remaja didorong untuk memanfaatkan masa sekolah sebagai waktu untuk mengembangkan potensi diri, meraih prestasi, dan mempersiapkan cita-cita.
Kegiatan edukasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab..
Edukasi kepada pelajar dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menekan angka pernikahan usia anak. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan para remaja mampu mengambil keputusan secara bijak dan tidak terburu-buru memasuki kehidupan berumah tangga.
Kegiatan yang diselenggarakan SMKS Kesehatan Mutiara Mandiri Sungailiat bekerja sama dengan Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Bangka tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-19 IPeKB Kabupaten Bangka. Selain pelajar, kegiatan juga diikuti Duta Gender Kabupaten Bangka.
Siswa SMKS Kesehatan Mutiara Tia menyayangkan memang banyaknya kasus pernikahan dini di kalangan pelajar, sehingga membuat putus sekolah, dan cita – cita yang tidak dapat tergapai.
“Apalagi kalau ekonominya lemah, tambah membuat masa depan curam, kita miris dengan kondisi ini,” kata Tia.
Dia berharap dengan edukasi yang diberikan, tidak hanya di sekolah SMK ini saja, tetapi semua pelajar lain, agar terhindar dari pernikahan dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....