Hadapi Kemarau Panjang, Anak Muda Diajak Hemat Air dan Tegur Pembakar Sampah
- 22 Jul 2026 17:33 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Menghadapi kemarau panjang dan cuaca ekstrem, anak muda di Bangka Belitung diajak melakukan aksi nyata mulai dari rumah. Mulai dari menghemat air bersih hingga berani menegur pembakar sampah.
Ajakan itu disuarakan pendengar RRI Pro 2 Sungailiat dalam program SPADA Prioritas Nasional bertema "Kemarau Panjang Berdampak Bagi Kita Semua", Selasa, 22 Juli 2026.
Pendengar bernama James menekankan generasi muda tidak boleh diam dan mengeluh.
"Ayo mulai aksi nyata dari hal sederhana. Kita juga harus berani saling tegur kalau ada yang bakar sampah atau buang puntung rokok sembarangan," tulis James.
Langkah adaptasi dan kesiagaan senada juga disampaikan oleh pendengar lain, yakni Okta. Sebagai anak muda yang rutin melakukan kegiatan outdoor, ia mengakui cuaca panas ekstrem saat ini sangat menguras tenaga dan memicu dehidrasi lebih cepat.
Oleh karena itu, Okta menyarankan perlunya penyesuaian gaya hidup. Selain disiplin menghemat air di rumah, ia mengimbau masyarakat untuk selalu membawa botol minum sendiri.
“Sesuaikan jadwal kegiatan outdoor biar terhindar dari heatstroke. Jangan ragu juga menegur kalau ada yang boros air di fasilitas umum. Kita harus tetap aktif, tapi cerdas menyikapi keadaan alam,” ujar Okta.
Perubahan iklim dan kemarau panjang membutuhkan kepekaan sosial. Sikap proaktif para pendengar membuktikan bahwa anak muda mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan dan kesehatan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....