Ratusan Guru Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Kabupaten Bangka
- 20 Jul 2026 16:32 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bangka mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengajar Utama dalam Rangka Revitalisasi Bahasa Daerah tahun 2026, Senin 20 Juli 2026.
Bimtek bertujuan meningkatkan kapasitas guru sebagai pengajar utama dalam mengimplementasikan program revitalisasi bahasa daerah di lingkungan sekolah.
Plt. Sekda Bangka, Asep Setiawan, mengatakan pelestarian bahasa daerah merupakan tanggung jawab bersama, dengan sekolah sebagai garda terdepan dalam mewariskan bahasa kepada generasi muda.
Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Melayu Bangka. Melalui proses pembelajaran di sekolah, para pendidik diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga peserta didik terhadap bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya
"Guru adalah ujung tombak pelestarian bahasa daerah. Melalui tangan para guru, Bahasa Melayu Bangka dapat terus hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi penerus," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Afriyendy Gusti, menjelaskan program revitalisasi bahasa daerah merupakan salah satu langkah konkret dalam melindungi bahasa ibu dari ancaman kepunahan akibat derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.
"Kita menghadapi tantangan besar di era keterbukaan. Jika tidak bijaksana, pengaruh luar dapat menggeser posisi bahasa daerah. Ingatlah, kita tidak akan memiliki identitas yang utuh jika bahasa sebagai jati diri budaya kita hilang dan hanya menjadi kenangan," tegasnya.
Menurut Afriyendy, para guru yang mengikuti bimtek akan menjadi pengajar utama sekaligus agen pelestarian Bahasa Melayu Bangka di sekolah masing-masing. Melalui peran tersebut, diharapkan revitalisasi bahasa daerah dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak generasi muda.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber Zalfika Ammya dan Ira Esmeralda, tokoh literasi serta penulis asal Bangka Belitung. Materi yang disampaikan meliputi metode pembelajaran, strategi pengajaran, hingga penguatan pemahaman mengenai pentingnya pelestarian Bahasa Melayu Bangka di lingkungan pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....