Korban Serangan Buaya Sungai Baturusa Ditemukan Sejauh 2 Kilometer dari LKP
- 20 Jul 2026 13:56 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) membuahkan hasil terhadap korban Radit, yang dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di aliran Sungai Baturusa, Desa Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Senin, 20 Juli 2026.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 10.55 WIB dengan jarak kurang lebih dua kilometer dari lokasi kejadian awal atau Last Known Position (LKP).
Komandan Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Supani, mengatakan proses pencarian berlangsung dramatis. Sejak operasi penyisiran dimulai pada pagi hari, Tim SAR Gabungan beberapa kali melihat buaya yang diduga menerkam korban muncul ke permukaan sungai.
"Bahkan saat terpantau oleh tim, buaya tersebut masih menggigit tubuh korban sebelum akhirnya kembali menyelam ke dasar sungai," kata Supani.
Meski menghadapi situasi yang berbahaya, Tim SAR Gabungan tetap melanjutkan penyisiran dengan mempersempit area pencarian di sekitar lokasi kemunculan predator tersebut.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) di aliran Sungai Baturusa secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Supani menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.
"Kami mengucapkan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan, mulai dari Polairud, BPBD, aparat desa, hingga masyarakat yang telah bahu-membahu bersama personel Basarnas dalam operasi kemanusiaan ini," ujarnya.
Pihak keluarga Abdul mengucapkan syukur atas ditemukannya korban.
"Alhamdulillah, korban sudah ditemukan, pihak keluarga tenang, yang penting sudah ditemukan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....