Dari Diskusi ke Aksi, Generasi Muda Hijaukan Pesisir Pantai Batu Ampar
- 30 Jun 2026 21:08 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka - Puluhan generasi muda melakukan aksi kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
Aksi nyata kepedulian itupun terimplementasi dalam kegiatan Dialog Kaum Muda untuk Lingkungan Lestari di Pantai Batu Ampar, Desa Riding Panjang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.
Mengusung tema "Selamat Laut Babel dari Plastik, Hijaukan Pesisir", kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemuda berdiskusi sekaligus terlibat langsung dalam upaya pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove di kawasan pesisir.
Alumni Green Leadership Indonesia Angkatan 4, Ahmad Juliyanta, mengatakan pelestarian lingkungan tidak cukup hanya dibahas dalam forum diskusi, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang melibatkan generasi muda.
"Kami tidak hanya berdiskusi soal lingkungan, tetapi juga langsung turun ke lapangan menanam mangrove. Pemuda harus menjadi pelopor pembangunan daerah lewat aksi nyata agar Bangka Belitung tetap lestari untuk generasi mendatang," ujarnya dalam rilis yang diterima RRI, Selasa, 30 Juni 2026.
Menurut Ahmad, keterlibatan kaum muda dalam menjaga lingkungan merupakan investasi jangka panjang untuk mempertahankan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ancaman pencemaran, khususnya sampah plastik di laut.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta BPDAS Baturusa Cerucuk yang memfasilitasi pelaksanaan dialog dan aksi penanaman mangrove.
Ketua Umum KOPASSAS Bangka Belitung, Reva Dewi Ristiani, mengapresiasi sinergi berbagai komunitas, organisasi, dan instansi yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi berbagai pihak.
"Kolaborasi lintas komunitas dan institusi ini membuktikan dampak yang dihasilkan akan jauh lebih luas dan bertahan lama. Ke depannya, kami berharap kegiatan serupa terus berlanjut, disertai pemantauan rutin agar tanaman mangrove yang ditanam dapat tumbuh dan berfungsi melindungi ekosistem pesisir secara optimal," katanya.
Dialog dan aksi lingkungan tersebut diikuti oleh berbagai organisasi kepemudaan dan mahasiswa, di antaranya Himasper UBB, OSIS MAN Insan Cendekia Bangka Tengah, Yo' Kawa Babel, Wamapala Gempal UNSRI, Pepelingasih Pangkalpinang, Universitas Negeri Malang, KMMK Bangka Belitung, serta HIMAMUBA UNIPER.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....