Larangan Bulan Suro dalam Tradisi Masyarakat Jawa
- 20 Jun 2026 15:52 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Masyarakat Jawa masih memegang berbagai larangan pada Bulan Suro sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur yang diwariskan secara turun-temurun.
Dalam acara Etnis Nusantara “Campur Sari” yang diasuh Mbak Tri, pembahasan mengenai larangan di Bulan Suro menjadi perhatian para pendengar.
Menurut tradisi Jawa, sebagian masyarakat menghindari penyelenggaraan hajatan besar seperti pernikahan pada Bulan Suro karena diyakini sebagai waktu untuk introspeksi diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Kepercayaan tersebut hingga kini masih dijaga di sejumlah daerah meski tidak seluruh masyarakat menerapkannya.
Salah seorang pendengar RRI, Yanto menyampaikan bahwa keluarganya memilih menunda acara pernikahan apabila bertepatan dengan Bulan Suro. Ia menilai tradisi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada nilai budaya yang telah lama dijalankan oleh para leluhur. “Ujar Yanto.
Sementara itu, pendengar lainnya, Sri mengaku tetap menghargai larangan Bulan Suro meskipun tidak menganggapnya sebagai aturan mutlak. Menurutnya, nilai utama dari tradisi tersebut adalah mengajarkan kehati-hatian dan sikap bijaksana dalam mengambil keputusan. “Ujar Sri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....