Daya Beli Masyarakat Menurun, Pedagang Hewan Kurban Keluhkan Sepi Pembeli

  • 24 Mei 2026 17:32 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, penjualan hewan kurban di Kabupaten Belitung Timur terpantau mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dirasakan langsung para pedagang, salah satunya penjual hewan kurban di Kecamatan Manggar, Nadi.

Nadi mengaku daya beli masyarakat pada musim kurban tahun ini menurun cukup drastis. Aktivitas transaksi yang biasanya mulai ramai beberapa pekan sebelum Iduladha, kini justru masih terlihat sepi pembeli. Ia mengatakan penurunan penjualan dipengaruhi faktor ekonomi masyarakat, meski dirinya belum mengetahui secara pasti penyebab utama lesunya pasar hewan kurban.

“Tahun kemarin lebih bagus daripada tahun ini. Kalau sekarang terasa agak sepi pembeli. Kurang tahu juga penyebabnya, mungkin faktor ekonomi atau hal lain,” ujar Nadi, Minggu, 24 Mei 2026.

Untuk tahun ini, Nadi hanya mendatangkan delapan ekor sapi Bali dengan bobot rata-rata sekitar 120 kilogram. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, ketika dirinya mampu menjual hingga 13 ekor sapi selama musim kurban. Sementara itu, untuk kambing dirinya menyediakan sekitar 60 ekor. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 10 ekor yang berhasil terjual.

"Sapi untuk tahun ini baru ada delapan ekor dan sampai sekarang belum ada yang laku terjual sama sekali. Kalau untuk kambing Jawa ada sekitar 60 ekor, dan alhamdulillah baru keluar sekitar 10 ekor," katanya.

Pedagang hewan kurban lainnya Sulai, juga mengaku mengalami kondisi serupa. Ia mengatakan minat masyarakat membeli hewan kurban tahun ini cenderung menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya mendekati Iduladha sudah banyak yang datang lihat-lihat atau pesan duluan. Tahun ini masih sepi. Orang-orang mungkin masih mempertimbangkan kondisi ekonomi,” ujarnya.

Meski kondisi penjualan masih lesu, para pedagang berharap permintaan hewan kurban akan meningkat mendekati hari pelaksanaan Iduladha, sebagaimana tren yang biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....