Bupati Bangka Dukung Pelajar Siapkan Diri Hadapi Tantangan melalui Pendidikan
- 19 Mei 2026 20:22 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Bupati Bangka, Fery Insani mendukung para pelajar mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan melalui pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Hal tersebut disampaikan Fery saat membuka dialog kebangsaan yang digelar Institut Sains dan Bisnis (ISB) Atma Luhur dengan tema “Bela Negara Generasi Muda sebagai Agen Perubahan Berkarakter, Melek Digital dan Inovatif dalam Menjaga Stabilitas Nasional Menuju Indonesia Emas”, Selasa, 19 Mei 2026.
Menurutnya, lulusan SMA saat ini memiliki banyak peluang untuk melanjutkan pendidikan, baik ke perguruan tinggi umum maupun sekolah kedinasan. Namun, tidak semua pelajar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.
“Ada yang melanjutkan pendidikan umum maupun kedinasan. Tetapi yang masuk sekolah kedinasan atau pendidikan pemerintah ini hanya sekitar 25 persen,” ujarnya.
Ia juga menyoroti masih adanya pelajar yang memilih tidak melanjutkan pendidikan, bahkan sebagian di antaranya terjebak dalam pernikahan dini.
Menurut Fery, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama. “Dulu Bangka Belitung pernah berada di peringkat empat tertinggi angka pernikahan dini di Indonesia. Ini menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama,” katanya.
Karena itu, Fery mengingatkan para pelajar untuk fokus belajar dan memiliki cita-cita yang jelas demi masa depan yang lebih baik. Ia menilai pembangunan SDM menjadi kunci utama dalam menghadapi perkembangan zaman dan persaingan global.
"Kita tidak bisa hanya berharap dengan kondisi sekarang. Yang harus kita andalkan adalah pembangunan sumber daya manusia, karena itu akan menjadi potensi luar biasa di masa mendatang,” ucapnya.
Fery juga mengapresiasi langkah ISB Atma Luhur yang mengundang para pelajar dalam dialog kebangsaan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk memberikan motivasi dan pemahaman kepada generasi muda agar menjadi pribadi yang berkarakter, melek digital, inovatif, dan memiliki semangat bela negara. Ia berharap para pelajar dapat memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya agar mampu menjadi generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas.
Panitia pelaksana, Safrul mengatakan dialog kebangsaan bertujuan membuka wawasan generasi muda terhadap peluang besar di tengah perkembangan teknologi saat ini.
“Dengan perkembangan teknologi sekarang, generasi muda harus tetap bersemangat, beretika dan kreatif. Di zaman digital ini kesempatan mereka untuk berkembang sangat terbuka lebar,” kata Safrul.
Ia mengatakan generasi muda perlu mendapatkan pembekalan diri untuk menghadapi masa depan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....