Orang Tua Persiapkan Anak untuk Masuk jenjang SD
- 06 Mei 2026 11:20 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID.Sungailiat – Sebagian kalangan orang tua mempersiapkan anak-anaknya untuk masuk sekolah tingkat dasar. Mereka mepersiapkan mental untuk melepas anaknya, yang sebelumnya ada dalam perlindungan penuh orang tuanya.
Hal itu dirasakan Nuris, seorang ibu di Sungailiat, yang tengah mempersiapkan anaknya masuk SD. Namun, ada satu hal yang membuatnya khawatir—usia sang anak yang baru akan genap 6 tahun pada Juni mendatang.
“Anak saya nanti Juni baru genap 6 tahun. Jadi agak khawatir juga, karena harus bersaing dengan anak yang usianya sudah 7 tahun,” ujarnya.
Meski diliputi kecemasan, Nuris tetap berupaya memberikan yang terbaik. Selama dua tahun terakhir, anaknya telah bersekolah di taman kanak-kanak (TK). Kini, ia juga menambah persiapan dengan memasukkan anaknya ke les membaca, menulis, dan berhitung (calistung).
Baginya, bekal awal itu penting agar anak tidak merasa kaget saat memasuki lingkungan belajar yang baru.
Di sisi lain, tidak semua orang tua merasakan hal yang sama. Wita, warga lainnya, justru memilih lebih santai menghadapi masa transisi tersebut.
Menurutnya, kesiapan mental anak jauh lebih penting dibandingkan sekadar kemampuan akademik atau usia.
“Yang penting anaknya sudah berani, bisa mandiri, dan mau belajar. Soal pelajaran nanti bisa mengikuti,” katanya.
Perbedaan pandangan ini menjadi gambaran umum kondisi para orang tua saat ini. Di tengah berbagai kekhawatiran, pemerintah sebenarnya telah memberikan panduan melalui kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Dalam aturan tersebut, usia ideal masuk SD adalah 7 tahun pada 1 Juli tahun berjalan. Namun, anak berusia minimal 6 tahun tetap diperbolehkan mendaftar.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi juga menegaskan bahwa kesiapan anak tidak hanya dilihat dari kemampuan calistung, tetapi juga aspek mental, sosial, dan kemandirian.
Karena itu, orang tua diimbau untuk tidak hanya fokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membiasakan anak mandiri, percaya diri, dan mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Bagi banyak orang tua, momen ini bukan sekadar soal sekolah baru, tetapi juga langkah awal anak menuju dunia yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....