Delapan Tahanan Polres Bangka Melarikan Diri
- 08 Apr 2026 20:57 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Tahanan melarikan diri
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membenarkan delapan orang tahanan di Rutan Polres Bangka melarikan diri pada Rabu 8 April 2026 dini hari.
"Jadi benar, adanya informasi terkait delapan tahanan yang melarikan diri dari Rutan Polres Bangka. Kejadiannya terjadi pada Rabu (8/4/26) dini hari tadi," kata Kabid Humad Polda Babel, Kombes Pol Agus Sugiyarso.
Agus menyebutkan atas perintah Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing untuk membentuk tim untuk memburu para tahanan yang melarikan diri. Saat ini Tim sementara sudah berhasil mengamankan 2 dari 8 tahanan yang melarikan diri tersebut.
"Jadi saat ini masih ada 6 tahanan yang belum tertangkap yakni Rosi Aprianto 36 tahun, Andi Darmawan 22 tahun, Supriyadi 23 tahun, Yogi Triliando 32 tahun, Anugrah 23 tahun dan Weli 35 tahun. Jadi konsentrasi kita saat ini ialah mengejar para tahanan yang melarikan diri ini," katanya.
Selain itu, Agus juga menerangkan pihaknya akan melakukan penyelidikan internal terkait tahanan yang melarikan diri dari rutan Polres Bangka. Ia juga memastikan Polda Babel akan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan adanya indikasi kelalaian oleh petugas jaga tahanan.
"Saat ini tim pengawas internal kita juga sudah turun untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap anggota jaga tahanan dan tentunya kita pastikan akan memberikan sanksi tegas jika terbukti ada kelalaian dalam pelaksanaan tugas," katanya.
Terpisah, Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra mengatakan, delapan tahanan tersebut melarikan diri dengan cara merusak bagian teralis sel.
“Dari hasil monitoring kami, ada delapan orang yang melarikan diri. Satu orang menyerahkan diri, kemudian satu orang lagi berhasil ditangkap di wilayah Mentok saat diduga hendak melarikan diri lewat pelabuhan,” kata Deddy.
Deddy menjelaskan, tahanan yang ditangkap di Mentok sempat mencoba melarikan diri dengan melewati semak-semak di sekitar lokasi. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh petugas yang melakukan pengejaran.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan satu batang teralis sel yang telah digergaji oleh para tahanan.
“Dari hasil pengecekan di TKP, ada satu batang teralis yang digergaji oleh para tahanan yang melarikan diri tersebut,” ujarnya.
Polisi kini masih mendalami asal-usul gergaji yang digunakan untuk merusak teralis tersebut. Dugaan sementara, alat itu masuk saat proses pembesukan oleh keluarga tahanan.
“Untuk asal gergaji masih kita dalami. Dugaan sementara berasal dari barang bawaan saat pembesukan, namun ini masih dalam pemeriksaan,” katanya.
Selain itu, kepolisian juga memeriksa kemungkinan adanya kelalaian petugas jaga saat kejadian berlangsung. Pemeriksaan terhadap anggota yang bertugas saat itu sedang dilakukan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.
“Ini masih kita dalami terkait kemungkinan kelalaian anggota, khususnya petugas piket pada saat malam kejadian,” kata Deddy.
Saat ini, tim gabungan dari Polres Bangka dan Polda Kepulauan Bangka Belitung masih melakukan pencarian terhadap enam tahanan yang masih buron. Identitas para tahanan juga telah disebarkan ke seluruh jajaran kepolisian.
Polisi juga meminta bantuan masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui keberadaan para tahanan tersebut.
“Kami minta bantuan masyarakat, termasuk keluarga para tahanan, agar memberikan informasi jika mengetahui keberadaan mereka,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....